Wahyudianto, FX. Arif
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : jurnal simetris

Eksperimental Perilaku Penguapan Aquadest dengan Penambahan Oleoresin Keruing sebagai Inhibitor Alami Dianto, Wahyu; Wahyudianto, FX. Arif; Suprihanto, Agus; Rusman, Rusman; Patayang, Mika
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL SIMETRIS VOLUME 16 NO 2 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/simet.v16i2.15902

Abstract

Air suling (aquadest) kerap digunakan sebagai fluida pendingin, tetapi kelemahannya adalah memiliki tingkat penguapan yang relatif tinggi. Penelitian ini difokuskan untuk mengevaluasi karakteristik penguapan aquadest yang dimodifikasi dengan penambahan oleoresin keruing sebagai inhibitor alami pada variasi konsentrasi 1%, 3%, dan 5%. Metode yang digunakan bersifat eksperimental, meliputi pengukuran perbedaan massa awal–akhir, pencatatan data termal selama proses pemanasan dan pendinginan, serta perhitungan laju penguapan. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa penambahan oleoresin keruing mampu menekan laju penguapan dibandingkan aquadest murni. Di antara variasi yang diuji, konsentrasi 1% menunjukkan kinerja paling optimal dengan stabilitas termal yang baik dan tingkat penguapan lebih rendah. Temuan ini menegaskan bahwa oleoresin keruing berpotensi menjadi inhibitor alami yang ramah lingkungan untuk aplikasi cairan pendingin radiator, serta memberikan kontribusi terhadap pengembangan coolant yang berorientasi eco-friendly.
Pengaruh Kecepatan Pengelasan Terhadap Kekuatan Tarik dan Kekerasan Sambungan Las Gas Metal Arc Welding (GMAW) Baja Karbon Rendah SS400 Nur, Hairan; Basri, Hasan; Imam, Imam; Wahyudianto, FX. Arif; Suprihanto, Agus
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol. 17 No. 1 (2026): JURNAL SIMETRIS VOLUME 17 NO 1 TAHUN 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/simet.v17i1.16370

Abstract

Kecepatan pengelasan merupakan salah satu parameter penting dalam proses Gas Metal Arc Welding (GMAW) yang memengaruhi heat input dan sifat mekanik sambungan las. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kecepatan pengelasan terhadap kekuatan tarik dan kekerasan Vickers pada baja karbon rendah SS400 dengan ketebalan 6 mm. Proses pengelasan dilakukan pada kecepatan 40 cm/min, 50 cm/min, dan 60 cm/min menggunakan kawat las ER70S-6 berdiameter 1,2 mm dengan konfigurasi kampuh V sudut 60°. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kecepatan 40 cm/min menghasilkan nilai kekuatan tarik tertinggi sebesar 458,5 MPa serta distribusi kekerasan terbaik dengan pola weld metal (WM) > heat-affected zone (HAZ) > base metal (BM), masing-masing sekitar 221,09 HV, 192,21 HV, dan 159,25 HV. Peningkatan kecepatan pengelasan menunjukkan kecenderungan penurunan kekuatan tarik dan kekerasan yang berkaitan dengan penurunan heat input dan peningkatan laju pendinginan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami hubungan antara kecepatan pengelasan dan distribusi sifat mekanik pada setiap zona sambungan las baja SS400, sehingga dapat digunakan sebagai dasar dalam penentuan parameter pengelasan yang lebih optimal.
Pengaruh Pengelasan SMAW dengan Variasi Elektroda E6013 dan E7016 terhadap Kekuatan Tarik dan Kekerasan pada Baja SS400 Rosadi, Muhammad Arief; Suprihanto, Agus; Wahyudianto, FX. Arif; Hariyanto, Agus; Muis, Abdul
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol. 17 No. 1 (2026): JURNAL SIMETRIS VOLUME 17 NO 1 TAHUN 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In today's era of globalization, the manufacturing industry is a key pillar of the global economy. Shielded Metal Arc Welding (SMAW) is a popular choice due to its relatively low cost. In this research, the material used was carbon SS 400 KS (Krakatau Steel). It was welded with E6013 and E7016 electrodes with a diameter of 3.2 millimeters. The material dimensions were 300 millimeters long, 100 millimeters wide, and 8 millimeters thick, consisting of four pairs (8 sheets). Tests used included tensile testing and hardness testing (Vickers procedure). The highest tensile strength using E6013+E6013 electrodes has an average of 364.37 MPa, the highest yield strength using E7016+E7016 electrodes has an average of 464.14 MPa and the highest hardness test using E7016+E6013 electrodes has an average value in the Welding Metal area of ​​206.90 kgf/mm², while the HAZ area is 172.78 kgf/mm², and the Base Metal area is 161.92 kgf/mm². Based on the results of research conducted on the mechanical properties of SMAW welding joints with variations of E 6013 and E 7016 electrodes, it can be concluded that both types of electrodes have different characteristics in producing weld quality.