Salsabila, Asya
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pelatihan Penguatan Kapasitas Petugas Tuberculosis untuk Meningkatkan Kinerja dan Pencatatan Kasus di Puskesmas Kebun Lada Binjai Aini, Rahma; Khairunisa, Zafira; Parinduri, Saskya Nabila; Salsabila, Asya; Hutabarat, Siti Rahmah; Lubis, Humairah Medina Liza
Bahasa Indonesia Vol 22 No 03 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.223.8

Abstract

Tuberculosis (TB) remains a significant public health challenge in Indonesia affecting approximately 1 million individuals and resulting in around 134,000 death annualy. Indonesia became a country with the second-highest TB rates globally. In response to this urgent matter, the government has voiced an ambitious objective to eliminate TB by 2030. However, several obstacles must be navigated, including social stigma, insufficient healthcare infrastructure, and a general unawareness regarding the disease and available treatment options. The roles and competencies of TB officers are crucial in enchancing the quality of care, staying abreast of new regulatory policies, and effectively utilizing the TB case recording system. To strengthen their capabilities, the method chosen was a face-to-face training sessions were implemented, with 18 tb officers the effectiveness of these sessions assessed via pre and pos training tests. After the training, a significant increase in the officers’ understanding of the material has increased. Pre-posttest results showed an average pretest score of 56.11, increasing to 68.11 in the posttest, with a decreasing range from 70.00 to 50.00, indicating a more even understanding among TB officers. Furthermore, the questionnaire showed improvements in case recording, management, patient support, and overall positive performance of TB officers; nonetheless 6% expressed a need for additional training, 5% called for program support, and 11% encountered difficulties with the case recording system. These finding underscore the necessity for training and support for enchancing performance of TB officers, ultimately contributing to more effective and sustainable TB control efforts.   Abstrak Tuberkulosis (TB) masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, yang memengaruhi sekitar 1 juta orang dan menyebabkan sekitar 134.000 kematian setiap tahun. Indonesia menjadi negara dengan tingkat TB tertinggi kedua di dunia. Sebagai respons terhadap masalah mendesak ini, pemerintah telah menetapkan tujuan untuk mengeliminasi TB pada tahun 2030. Namun, terdapat beberapa hambatan yang harus diatasi, termasuk stigma sosial, fasilitas kesehatan yang tidak memadai dan kurangnya kesadaran masyarakat mengenai penyakit ini serta opsi kesehatan yang tersedia. Peran dan kompetensi petugas TB sangat penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan, update kebijakan terbaru dan memanfaatkan sistem pencatatan kasus TB secara efektif. Untuk memperkuat kemampuan, metode yang dipilih adalah sesi pelatihan tatap muka yang dilaksanakan kepada 18 petugas TB, dengan efektivitas sesi tersebut melalui pre-posttest. Setelah pelatihan, pemahaman petugas terhadap materi mengalami peningkatan yang signifikan. Hasil pre-posttest menunjukkan nilai rata rata pretest sebesar 56.11 meningkat menjadi 68.11 pada posttest, dengan range menurun dari 70.00 menjadi 50.00, menandakan pemahaman petugas TB lebih merata. Selain itu, kuisioner menunjukkan perbaikan pencatatan kasus, penanggulangan, pendampingan pasien dan kinerja petugas TB secara umum positif, 6% membutuhkan pelatihan tambahan dan 5% membutuhkan dukungan program dan 11% mengalami kesulitan dengan sistem pencatatan kasus. Temuan ini menyoroti pentingnya pelatihan dan dukungan untuk meningkatkan kinerja petugas TB, yang pada akhirnya berkontribusi pada upaya pengendalian TB yang efektif dan berkelanjutan.