Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Desa Taipa melalui Edukasi Pemanfaatan Pandan Laut (Pandanus tectorius) sebagai Herbal Pendukung Kesehatan Mental dan Fisik Poyizar; Idrus, Irman
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): JLIPM - DESEMBER
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Taipa, terletak di wilayah Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, memiliki potensi sumber daya alam berupa pandan laut (Pandanus tectorius) yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, tanaman ini mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, dan saponin yang berkhasiat sebagai antioksidan, antidepresan, dan relaksan alami. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan warga Desa Taipa melalui edukasi dan pelatihan pemanfaatan pandan laut sebagai herbal pendukung kesehatan mental dan fisik. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, demonstrasi pembuatan produk herbal (teh, aromaterapi, dan serbuk herbal), serta pendampingan pascapelatihan selama dua bulan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, observasi, dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 41%, peningkatan keterampilan pengolahan pandan laut menjadi produk herbal, serta terbentuknya kelompok usaha “Taipa Herbal Community” sebagai inisiatif keberlanjutan program. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental dan fisik sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. Program ini menjadi model pemberdayaan yang mengintegrasikan kearifan lokal dan pendekatan ilmiah menuju kesejahteraan masyarakat pesisir yang berkelanjutan.
Analisis Pengetahuan dan Perilaku Swamedikasi Maag pada Pelajar SMA Non-Kesehatan Poyizar; Idrus, Irman
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlik.v3i2.134

Abstract

Gangguan lambung atau maag merupakan masalah kesehatan yang sering dialami remaja, khususnya pelajar SMA, dan kerap ditangani melalui swamedikasi tanpa pengawasan tenaga kesehatan. Praktik ini berpotensi menimbulkan risiko apabila tidak didukung oleh pengetahuan yang memadai mengenai penggunaan obat yang rasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi maag pada pelajar SMA non-kesehatan serta mengkaji hubungan antara kedua variabel tersebut. Penelitian menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional bersifat deskriptif-analitik. Subjek penelitian adalah pelajar SMA Negeri non-kesehatan di Kota Kendari yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi maag. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji statistik yang sesuai untuk data ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan pada kategori cukup hingga baik dan perilaku swamedikasi yang cenderung positif, meskipun masih ditemukan proporsi perilaku yang kurang rasional. Analisis hubungan menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi maag, di mana peningkatan pengetahuan diikuti oleh perilaku penggunaan obat yang lebih tepat. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pengetahuan merupakan faktor penting dalam membentuk perilaku swamedikasi yang aman dan rasional pada pelajar SMA non-kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukatif yang terstruktur di lingkungan sekolah untuk meningkatkan literasi obat dan mendorong praktik swamedikasi yang bertanggung jawab di kalangan remaja.