Ginting, Calvin Apriando
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Kebijakan Kelembagaan Pendidikan Islam di Indonesia: Analisis Literatur Sari, Hesti Indah; Fitri, Fatiyyah; Kuslaina, Amanda; Ginting, Calvin Apriando; Juliani, Juliani
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/0sfags40

Abstract

Pengembangan kebijakan kelembagaan pendidikan Islam di Indonesia memiliki peran penting dalam merespons berbagai perubahan sosial, politik, dan kemajuan ilmu pengetahuan di era modern. Pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai sarana penanaman nilai-nilai keislaman, tetapi juga dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan arus globalisasi, perkembangan teknologi, serta kebijakan pendidikan yang berlaku secara nasional. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara menyeluruh arah serta perkembangan kebijakan kelembagaan pendidikan Islam di Indonesia melalui pendekatan kajian literatur. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber, seperti buku, artikel jurnal ilmiah, peraturan pemerintah, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan kelembagaan pendidikan Islam dipengaruhi oleh regulasi pemerintah, kebutuhan masyarakat, serta berbagai tantangan internal lembaga pendidikan Islam, termasuk kualitas pengelolaan, kompetensi sumber daya manusia, dan sistem tata kelola kelembagaan. Selain itu, arah kebijakan kelembagaan pendidikan Islam saat ini lebih menekankan pada peningkatan mutu pendidikan, penguatan akuntabilitas, serta upaya integrasi nilai-nilai keislaman dengan sistem pendidikan nasional. Melalui kajian ini, diharapkan dapat memberikan manfaat baik secara teoretis maupun praktis bagi pembuat kebijakan, pengelola lembaga pendidikan Islam, dan peneliti dalam merancang kebijakan kelembagaan yang lebih responsif dan berkelanjutan.