Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Jaringan Sosial Terhadap Keberlanjutan Usaha Pedagang Konveksi di Pasar Simpang Aur Kota Bukittinggi Ressa Safitri Rahmadani; Resdati Resdati
JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2025): April: Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora
Publisher : Badan Penerbit STIEPARI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/jispendiora.v4i1.2187

Abstract

Convection businesses are part of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) that play an important role in creating jobs and providing livelihoods, especially in the Simpang Aur Market, Bukittinggi. This study aims to analyze the influence of social networks on the sustainability of convection businesses based on Mark Granovetter's social network theory and John Elkington's sustainability theory. The research uses a quantitative inferential approach with a population of 720 traders. The sampling technique used is purposive sampling, resulting in 88 samples. Data collection was carried out through questionnaires and documentation, then analyzed using correlation tests, simple linear regression, t-tests, and determination coefficients. The results show that there is a significant influence of social networks on business sustainability (r = 0.545; t = 6.028; p < 0.05), with a contribution of 29.7%. In conclusion, social networks have a significant influence on the sustainability of convection businesses.
Strategi Bertahan Hidup Perempuan Petani Karet di Nagari Sumpur Kudus Selatan Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat Hatiza Cahya Zamila; Resdati Resdati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Nagari Sumpur Kudus Selatan Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat dengan tujuan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi perempuan petani karet dan untuk mengetahui strategi bertahan hidup perempuan petani karet. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah ibu tunggal atau perempuan petani karet, yakni terdiri dari 5 orang informan utama dan 2 orang informan kunci yang di dapat melalui teknik purposive atau menggunakan kriteria. Pengumpulan data primer dan sekunder dalam penelitian ini dengan cara observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori mekanisme survival yang dikemukan oleh James C.Scott. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi mengikat sabuk lebih kencang strategi yang paling efektif bagi perempuan petani karet bertahan hidup yakni dengan cara beralih ke makanan dengan mutu rendah, memanfaatkan sumber daya alam sebagai bahan makanan, dan mengurangi membeli barang mewah. Kedua strategi alternatif subsistensi dengan ini perempuan petani karet memiliki pekerjaan sampingan. Strategi yang ketiga ada strategi relasi dengan strategi ini perempuan petani karet memanfaatkan hubungan sosial dengan tauke karet, sanak saudara, dan pemerintah Nagari setempat.
Strategi Bertahan Hidup Masyarakat Petani Pepaya di Pulau Birandang dalam Menghadapi Fluktuasi Pendapatan Elizabeth, Elizabeth; Livhia Putri Hardiyanti; Rika Ruddaini; Widia Casandra Nasution; Victor Rafael Hutabarat; Resdati Resdati; Muhammad Ihsan
Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 3 No. 4 (2026): Juli: Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/aliansi.v3i4.1737

Abstract

Income fluctuation is one of the common problems faced by farmers due to various factors, including seasonal changes, market price fluctuations, land ownership, and production costs. This condition is also experienced by papaya farmers in Pulau Birandang Village, Kampa District, Kampar Regency, where farming serves as the primary source of household income. This study aims to analyze the forms of income fluctuation experienced by papaya farmers and the survival strategies they employ to cope with unstable income conditions. The study used a qualitative approach with a descriptive method. Informants were selected purposively and consisted of five papaya farmers. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and then analyzed using the Miles and Huberman interactive model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that income fluctuations among papaya farmers are influenced by seasonal conditions, market price changes, land area, and production costs. To maintain household economic sustainability, farmers implement various survival strategies, including active strategies through seeking additional income sources, passive strategies through reducing household expenditures, and network strategies through utilizing social relationships with family members, neighbors, and the surrounding community. The findings suggest that survival strategies play an important role as an adaptive mechanism for farmers in dealing with economic uncertainty caused by income fluctuations.
PATRON KLIEN ANTARA TAUKE DAN PETANI KELAPA SAWIT DI DESA RAWA MULIA KECAMATAN SIMPANG KANAN KABUPATEN ROKAN HILIR Agus Agus; Resdati Resdati; Mardatillah Mardatillah; Siti Wahyu Vitamagistra; Muhammad Faizal Dzulqarnain
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of oil palm in Indonesia is supported by climatic conditions suitable for the survival of oil palm plants. The purpose of this study is to determine the patron-client relationship between the touts and oil palm farmers in Rawa Mulia Village in Simpang Kanan District and the factors that cause the patron-client relationship between the touts and oil palm farmers in Rawa Mulia Village in Simpang Kanan District. This research method uses a qualitative research method. This study was conducted with six (6) research subjects according to predetermined criteria. There are three strategies that are usually used by someone when in a threatening condition, including a relationship strategy, a strategy of tightening the belt, and an alternative subsistence strategy. Data collection was carried out through the stages of observation, interviews, and documentation in the study. The results of the study, the touts and oil palm farmers have a reciprocal relationship that requires each other and relationship factors such as debt, trust, and culture. Patron-client relationship between touts and oil palm farmers in Rawa Mulia Village, Simpang Kanan District, Rokan Hilir Regency This relationship demonstrates a mutually beneficial relationship. This closeness stems from farmers' limited capital, limited market access due to the village's relatively remote geographic location, and the dominance of the "tauke" (trade owners) as oil palm farm owners in the palm oil marketing distribution chain.
Konflik Peran Ganda Perempuan Pekerja Buruh Harian Lepas Perkebunan Sawit PT. Agrowiyana Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi Adhea Pertiwi; Resdati Resdati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk konflik peran ganda yang dialami perempuan buruh harian lepas PT. Agrowiyana. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi, melibatkan 8 perempuan buruh yang sudah berkeluarga dan dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik peran ganda terwujud dalam tiga bentuk, yaitu konflik waktu, konflik beban kerja, dan konflik psikologis. Konflik ini dipicu oleh jam kerja yang tidak fleksibel, upah rendah, budaya patriarki, serta minimnya fasilitas pengasuhan anak di lingkungan perkebunan. Strategi koping yang dilakukan meliputi manajemen waktu, jaringan dukungan sesama buruh perempuan, dan negosiasi peran dengan anak yang lebih besar. Penelitian ini merekomendasikan perusahaan untuk menyediakan fasilitas daycare, jam kerja fleksibel bagi ibu, serta program penyadaran kesetaraan gender bagi pekerja laki-laki.