Gizi kurang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada pertumbuhan, perkembangan, dan kerentanan balita terhadap penyakit infeksi, dengan prevalensi yang masih cukup tinggi baik secara nasional maupun di Kabupaten Magetan. Faktor penyebab gizi kurang meliputi penyebab langsung seperti asupan makanan dan penyakit infeksi, serta penyebab tidak langsung seperti ketersediaan pangan, pola asuh, dan pengetahuan ibu, di mana penelitian menunjukkan pengetahuan ibu berperan penting terhadap status gizi balita. Oleh karena itu, diperlukan penelitian mengenai pengaruh konseling MP-ASI terhadap pengetahuan, konsumsi energi dan protein, serta peningkatan berat badan balita gizi kurang di Puskesmas Parang Kabupaten Magetan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konseling Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) terhadap pengetahuan, tingkat konsumsi energi dan protein, serta penambahan berat badan balita gizi kurang di Puskesmas Parang, Kabupaten Magetan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 32 balita gizi kurang yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, pengukuran antropometri, dan kuesioner pengetahuan gizi yang diberikan kepada ibu balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling MP-ASI secara signifikan meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi (p = 0,001), yang tercermin dari peningkatan skor pengetahuan sebelum dan sesudah konseling. Selain itu, terdapat peningkatan yang signifikan dalam tingkat konsumsi energi (p = 0,001) dan protein (p = 0,001) balita setelah mendapatkan konseling. Penambahan berat badan balita gizi kurang juga menunjukkan peningkatan yang signifikan (p = 0,001) setelah intervensi konseling. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa konseling MP-ASI efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu, serta berkontribusi pada perbaikan asupan gizi dan pertumbuhan berat badan balita gizi kurang. Kata kunci: konseling, pengetahuan, tingkat konsumsi, berat badan