This Author published in this journals
All Journal J-CEKI
Fauziyah Proktama Resi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Supervisi Akademik di SMK: Sebuah Refleksi Kritis terhadap Praktik Seremonial Fauziyah Proktama Resi; Barokah Isdaryanti; Hadromi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14761

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan pembahaman mendalam mengenai praktik supervisi akademik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang kerap berlangsung secara seremonial dan berorientasi administratif. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana praktik seremonial tersebut memengaruhi perkembangan pforesional guru serta kualitas pembelajaran dikelas. Studi ini menggunakan pendekatan critical literature review dengan menelaah artikel nasional dan internasional terbitan 2020-2025 yang membahasa supervisi akedemik, supervisi klins, instructional coaching, dan budaya organisasi pendidikan. Analisis dilalakukan melalui proses thematic coding untuk mengidentifikasi pola dan kecenderungan dalam praktik supervisi. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi akademik di banyak SMK masih didominasi pemeriksaan dokumen, observasi formalitas, dan pengisisan instrumen yang tidak diikuti umpan balik mendalam. Guru sering memaknae supervisi sebagai kegiatan adminstratif sehingga manfaat pedagogisnya tidak optimal. Studi ini juga mengungkap tiga faktor utama penyebab munculnya praktik seremonia: yaitu, 1) beban administratif yang tinggi, 2) keterbatasan kompetensi supervisor dalam memberikan umpan balik berbasis bukti, dan 3) budaya sekolah yang menghindari kritik langsung. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada integrasi konsep supervisi klinis, coaching berkelanjutan, dan bukti kelas sebagai dasar rekonstruksi model supervisi akademik di SMK. Studi ini menegaskan bahwa supervisis yang transformatif hanya dapat dicapai dengan mengadopsi pendekatan kolaboratif, reflektif, dan berorientasi pengembangan profesional guru, bukan sekadar kepatuhan prosedural.