Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Discovery Learning berbasis video animasi terhadap peningkatan literasi sains siswa kelas III sekolah dasar dalam pembelajaran IPAS. Penelitian menggunakan desain pre-experimental one group pretest–posttest dengan 112 siswa SDN 1 Gempol dan SDN 1 Kempek sebagai subjek. Instrumen yang digunakan berupa 20 butir tes pilihan ganda literasi sains yang telah divalidasi untuk memastikan reliabilitas dan validitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji N-Gain untuk mengukur peningkatan hasil belajar dan regresi linier sederhana melalui IBM SPSS Statistics 29 untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran terhadap literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretest berada pada kategori rendah dan meningkat menjadi kategori sedang–tinggi pada posttest, dengan rata-rata N-Gain literasi sains sebesar 0,47 (kategori sedang). Uji regresi linier sederhana menghasilkan signifikansi p < 0,05 dan koefisien determinasi (R²) 0,520, yang menunjukkan bahwa model Discovery Learning berbasis video animasi berpengaruh positif signifikan sebesar 52% terhadap peningkatan literasi sains siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran ini efektif diterapkan dalam pembelajaran IPAS untuk meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan proses, penerapan, dan sikap ilmiah siswa secara menyeluruh. Penelitian ini relevan bagi guru, pengembang media pembelajaran, dan praktisi pendidikan dasar sebagai strategi pengajaran yang kontekstual, menarik, dan mampu memfasilitasi pembelajaran aktif. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi video animasi dalam model Discovery Learning, memberikan pendekatan inovatif yang mempermudah pemahaman materi abstrak, meningkatkan keterampilan berpikir kritis, dan memperluas pemahaman tentang pemanfaatan media visual interaktif dalam literasi sains di tingkat sekolah dasar.