Uliyatul Masruro
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Relevansi Al-Qur’an dan Sains: Analisis Tafsir Audiovisual Ayat-Ayat Semesta oleh Felix Siauw dan Risco Aditama di Akun YouTube @YukNgajiTV Masruro, Uliyatul; Uliyatul Masruro; Ahmad Zaidanil Kamil
Jurnal Semiotika Quran Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir
Publisher : Program Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jsq.v5i2.26432

Abstract

Diskursus tentang hubungan al-Qur’an dan sains modern telah banyak dikaji, namun kajian mengenai tafsir audiovisual di media sosial masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi ayat-ayat al-Qur’an dengan sains modern melalui analisis tafsir audiovisual Felix Siauw dan Risco Aditama di kanal YouTube @YukNgajiTV. Fokus penelitian adalah mengidentifikasi hubungan antara ayat-ayat al-Qur’an dengan teori ilmiah modern menggunakan tipologi hubungan agama dan sains John F. Haught, yang mencakup Konflik, Kontras, Kontak, dan Konfirmasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Data primer berupa video interpretasi ayat-ayat semesta, sementara data sekunder diperoleh dari literatur pendukung yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan korelasi antara ayat-ayat semesta dengan teori ilmiah modern, seperti QS. aẓ-Ẓāriyât [51]: 47 dengan teori Expanding Universe, QS. Fuṣṣilat [41]: 11 dengan konsep Gas Earth, QS. al-Ḥadīd [57]: 25 dan QS. al-Ḥajj [22]: 5 dengan konsep Iron dan Water, serta QS. an-Naml [27]: 88 dengan teori Continental Drift. Interpretasi Felix Siauw dan Risco Aditama cenderung mengadopsi model Konfirmasi, meskipun terdapat elemen model Kontak dalam dialog mereka antara agama dan sains. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan integrasi al-Qur’an dan sains dalam konteks media digital, serta menyediakan kerangka analitis untuk kajian tafsir audiovisual di masa mendatang.