Urgensi penelitian ini ntuk mengidentifikasi bagaimana manajemen talent pool, work life balance, dan kesejahteraan karyawan secara bersama-sama memengaruhi kinerja karyawan di PT Nasmoco Tegal guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen talent pool, work life balance, dan kesejahteraan karyawan terhadap kinerja karyawan di PT Nasmoco Tegal. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena rendahnya kinerja sebagian karyawan meskipun rata-rata kinerja terlihat stabil, yang tercermin dari ketidaksesuaian penyelesaian tugas, pelanggaran jam kerja, rendahnya kerja sama, dan kurangnya kepedulian terhadap rekan kerja. Ketiga variabel independen dipilih karena literatur sebelumnya menunjukkan hasil yang beragam terkait pengaruhnya terhadap kinerja, sementara penelitian yang menguji ketiganya secara simultan, khususnya di PT Nasmoco Tegal, masih jarang dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan otomotif jasa bengkel di PT Nasmoco Tegal yang berjumlah 120 orang, sekaligus menjadi sampel penelitian melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner berbasis skala Likert, dilengkapi dengan observasi dan data sekunder. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, manajemen talent pool berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, work life balance berpengaruh positif namun tidak signifikan, dan kesejahteraan karyawan berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Koefisien determinasi (R²) mengindikasikan bahwa ketiga variabel bebas mampu menjelaskan proporsi variabilitas kinerja karyawan secara substansial, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya perusahaan mengelola talent pool secara strategis, menciptakan keseimbangan kerja-hidup yang mendukung, serta memastikan kesejahteraan karyawan untuk meningkatkan kinerja secara optimal. Rekomendasi yang diberikan meliputi penguatan program pengembangan talenta, penyusunan kebijakan work life balance yang lebih fleksibel, dan peningkatan fasilitas kesejahteraan yang relevan dengan kebutuhan karyawan