Abstrak. Lembaga perbankan syariah memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia melalui pembiayaan berbasis akad mudharabah yang mengedepankan prinsip bagi hasil. Namun, implementasi akad ini masih menghadapi tantangan berupa risiko dan preferensi pasar terhadap akad yang lebih pasti, yang tercermin dari fluktuasi pembiayaan mudharabah pada Bank Panin Dubai Syariah selama periode 2018–2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren serta memproyeksikan pembiayaan mudharabah pada Bank Panin Dubai Syariah untuk periode 2025–2031. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan data deret waktu (time series) berdasarkan laporan keuangan tahunan Bank Panin Dubai Syariah periode 2018–2024. Analisis dilakukan menggunakan fitur Trendline serta fungsi =TREND dan =FORECAST.LINEAR pada Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan adanya tren pertumbuhan positif pembiayaan mudharabah dengan rata-rata kenaikan sebesar Rp242.209.071 per tahun dan proyeksi nilai mencapai Rp3.138.185.415 pada tahun 2031. Temuan ini mengindikasikan potensi pengembangan pembiayaan berbasis bagi hasil yang signifikan, terutama jika didukung oleh strategi manajemen risiko dan kebijakan perbankan syariah yang tepat. Abstract. Islamic banking institutions play an important role in Indonesia’s economy through profit-sharing based financing schemes, particularly mudharabah contracts. However, the implementation of this contract still faces challenges related to risk and market preferences for more predictable financing instruments, as reflected in the fluctuations of mudharabah financing at Bank Panin Dubai Syariah during the 2018–2024 period. This study aims to analyze the trend and project mudharabah financing at Bank Panin Dubai Syariah for the 2025–2031 period. The research employs a quantitative method with a time series approach using annual financial statement data from Bank Panin Dubai Syariah covering 2018–2024. Data analysis is conducted using the Trendline feature and the =TREND and =FORECAST.LINEAR functions in Microsoft Excel. The results indicate a positive growth trend in mudharabah financing, with an average annual increase of IDR 242,209,071 and a projected value reaching IDR 3,138,185,415 by 2031. These findings suggest significant potential for the development of profit-sharing–based financing, particularly when supported by effective risk management strategies and conducive Islamic banking policies.