Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rekonstruksi Konsep Bela Negara Dalam Ancaman Non-Militer: Perspektif Dynamic Governance Pusparini, Dewi Okta; Suryaningrum, Madya Sari
JURNAL TEKNIK SIPIL PERTAHANAN Vol. 13 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jptsp.v13i1.418

Abstract

Ancaman non-militer seperti serangan siber, disinformasi, krisis sosial-ekonomi, pandemi, dan bencana alam semakin kompleks, adaptif, dan berdampak sistemik terhadap stabilitas Nasional. Data empiris di Indonesia menegaskan urgensi ancaman ini. Fakta menunjukkan bahwa ancaman non-militer bersifat lintas sektor dan tidak dapat diatasi dengan pendekatan pertahanan tradisional semata. Konsep bela negara di Indonesia masih cenderung normatif dan legalistik, menekankan kewajiban konstitusional warga negara tanpa membangun kapasitas adaptif kolektif. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi konsep bela negara melalui pendekatan dynamic governance, yang menekankan thinking ahead, thinking again, dan thinking across. Hasil kajian menunjukkan bahwa bela negara perlu dimaknai sebagai kapasitas adaptif kolektif yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat, ketahanan infrastruktur, serta peran strategis TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Rekonstruksi ini menempatkan bela negara bukan hanya sebagai kewajiban normatif, tetapi sebagai instrumen strategis untuk memperkuat ketahanan nasional terhadap ancaman non-militer. Temuan ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan kebijakan pertahanan yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan.  
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KEPEMIMPINAN KI HAJAR DEWANTARA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER TARUNA AKADEMI MILITER Febriyanto, Rizky; Prapsetyo, Agung; Suryaningrum, Madya Sari
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 13 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v13i1.478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai kepemimpinan Ki Hajar Dewantara (KHD) dalam pembentukan karakter Taruna di Akademi Militer (Akmil). Sebagai tokoh pendidikan nasional yang pemikirannya menjadi fondasi 11 Azas Kepemimpinan TNI, nilai-nilai KHD sangat relevan dengan konteks pendidikan militer. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka kualitatif dengan pendekatan filosofis-pedagogis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trilogi Kepemimpinan (Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani) dan Sistem Among memiliki korelasi kuat dengan 11 Azas Kepemimpinan TNI, Sifat, dan Prinsip Kepemimpinan . Sistem Among, yang berakar pada tradisi pembelajaran budaya dan komunal, menekankan pengembangan pribadi secara holistik, termasuk etika, disiplin, tanggung jawab, dan kolaborasi . Implementasi nilai-nilai ini dalam kehidupan Taruna sangat krusial untuk membentuk perwira masa depan yang berintegritas, memiliki jiwa kemanunggalan dengan rakyat, dan keberanian intelektual. Penelitian ini berkontribusi pada pendidikan militer dengan menawarkan kerangka bagi para pendidik dan pembuat kebijakan untuk memasukkan pedagogi kepemimpinan yang relevan secara budaya yang selaras dengan karakteristik unik kepemimpinan militer modern. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pendidikan karakter di samping pengembangan keterampilan teknis dalam pelatihan militer untuk menghasilkan lulusan yang tangguh dan siap menghadapi tantangan pertahanan masa depan.