Wulandari, Melianda Putri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBUATAN BIOKOMPOSIT KITOSAN DAN PATI KACANG KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERRILL) SEBAGAI APLIKASI PEMBALUT LUKA DENGAN PENAMBAHAN ASAM TANAT DAN ASAM SITRAT Wulandari, Melianda Putri; -, Suryati -; Ginting, Zainuddin; -, Sulhatun -; Hakim, Lukman
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.20544

Abstract

Wound dressing adalah lapisan pelindung luka untuk menjaga kelembapan dan mendukung proses penyembuhan dan pertumbuhan jaringan secara alami. Produk ini harus memiliki sifat biokompatibel, rendah toksisitas, antibakteri, serta stabilitas kimia yang baik agar dapat mempercepat proses penyembuhan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan biokomposit wound dressing berbahan dasar kitosan dan pati kacang kedelai dengan penambahan crosslinker berupa asam tanat dan asam sitrat. Metode penelitian meliputi tiga tahap, yaitu persiapan bahan baku, pembuatan biokomposit, dan pengujian sifat-sifatnya. Pada analisa swelling hasil dari biokomposit dengan bahan aditif Asam Tanat yang terbaik yaitu pada konsentrasi 10% sebesar 466,66 % dan asam sitrat pada konsentrasi 10% sebesar 650,00 %. Pada analisa absorbsi hasil dari biokomposit dengan bahan aditif asam tanat yang terbaik yaitu pada  konsentrasi 10% sebesar 666,66 % dan asam sitrat pada konsentrasi 10%  sebesar 1.078,57 %. Pada analisa ketebalan hasil dari biokomposit dengan bahan aditif asam tanat yang terbaik yaitu pada konsentrasi 10% sebesar 0,156 mm dan asam sitrat pada konsentrasi 10% sebesar 0,154 mm. Pada analisa kuat tarik dan elongasi menunjukkan hasil terbaik pada biokomposit dengan asam tanat 2% sebesar 13,44 MPa dan 2,08 mm dan asam sitrat 6% sebesar 13,48 Mpa dan 1,28 mm. Pada analisa Analisis FTIR mengidentifikasi gugus fungsi O-H dan C-H, yang mengindikasikan sifat hidrofilik, mudah terdegradasi, dan ramah lingkungan. Pada analisa antibakteri, biokomposit dengan asam tanat 6% mampu mengurangi jumlah bakteri menjadi 20 count, sedangkan asam sitrat 6% menghasilkan 12 count.