p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agrotek Tropika
Jamalam Lumbanraja, Jamalam Lumbanraja
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERILAKU PERTUKARAN AMONIUM PADA TANAH ULTISOL DAN NITROGEN TERPANEN PADA TANAMAN JAGUNG AKIBAT PERLAKUAN OLAH TANAH DAN PEMUPUKAN PADA MUSIM TANAM KE-9 Azzah Alfia; Septi Nurul Aini, Septi Nurul Aini; Nur Afni Afrianti; Supriatin, Supriatin; Astriana Rahmi Setiawati; Jamalam Lumbanraja, Jamalam Lumbanraja
Jurnal Agrotek Tropika Vol. 13 No. 4 (2025): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 13, NOVEMBER 2025
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v13i4.12042

Abstract

Kadar nitrogen yang rendah pada tanah dengan tingkat kesuburan yang rendah seperti tanah Ultisol, menyebabkan penurunan produksi tanaman jagung. Upaya yang dapat diterapkan untuk memperbaiki kualitas tanah Ultisol yaitu dengan pengolahan tanah dan pemupukan yang tepat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh perlakuan olah tanah dan pemupukan dalam meningkatkan parameter Q/I amonium (PBCNH4+, CRNH40, ∆NH40 dan KG) dan nitrogen terpanen pada pertanaman jagung akibat perlakuan olah tanah dan pemupukan. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial (2×2) dengan 4 kelompok. Faktor pertama adalah perlakuan sistem olah tanah (T) yaitu T1 = olah tanah minimum, dan T2 = olah tanah intensif. Faktor kedua dalam penelitian ini adalah pemupukan (P) yaitu P0 = pemupukan setengah dan P1= pemupukan penuh. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan olah tanah intensif dan pemupukan setengah meningkatkan parameter Q/I amonium (PBCNH4+). Perlakuan pemupukan penuh berpengaruh meningkatkan (CRNH40). Perlakuan olah tanah intensif dan pemupukan penuh meningkatkan (∆NH40). Perlakuan olah tanah intensif dan pemupukan setengah meningkatkan (KG). Interaksi antara perlakuan olah tanah minimum dan pemupukan penuh berpengaruh terhadap parameter Q/I amonium. Parameter Q/I (CRNH40, KTK) berkorelasi nyata positif terhadap N terpanen tanaman jagung. Parameter Q/I (PBCNH4+ dan KG) berkorelasi nyata negatif terhadap N terpanen tanaman jagung.
KINETIKA DEKOMPOSISI TANAMAN JAGUNG (BATANG, DAUN, DAN TONGKOL KOSONG) DI PERMUKAAN DAN DI LAPISAN OLAH TANAH) Jessica Amarastha Hayu Panjerratri; Yusnaini, Sri; Jamalam Lumbanraja, Jamalam Lumbanraja; Supriatin, Supriatin
Jurnal Agrotek Tropika Vol. 13 No. 4 (2025): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 13, NOVEMBER 2025
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v13i4.12055

Abstract

Pengembalian biomassa tanaman jagung ke lahan menjadi salah satu upaya pemanfaatan limbah sebagai sumber bahan organik. Limbah biomassa tanaman yang dikembalikan ke lahan akan mengalami proses dekomposisi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui laju dekomposisi dan nisbah C/N bagian tanaman jagung (daun, batang dan tongkol kosong) di permukaan dan di lapisan olah tanah (0-20 cm). Penelitian ini dirancang dalam petak terbagi (split plot) yang terdiri dari 6 perlakuan. Petak utama adalah kedalaman tanah (A) yang terdiri dari A1 = permukaan; A2 = lapisan olah tanah (0-20 cm), dan anak petak yang yaitu bagian tanaman jagung (B) yang terdiri dari : B1 = daun; B2 = batang ; B3 = Tongkol Kosong. Tingkat dekomposisi diukur sebagai (k) = ln (X/X0)/t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara perlakuan bagian tanaman dan kedalaman inkubasi terhadap laju dekomposisi tanaman jagung. Laju dekomposisi bagian daun yang diletakkan pada lapisan olah tanah merupakan interaksi terbaik dibandingkan dengan interaksi perlakuan lainnya. Nisbah C/N bagian tanaman berkorelasi negatif dengan konstata laju dekomposisi dengan nilai r (koefisien korelasi) -0,95.