Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Multikulturalisme Dalam Interaksi Mahasiswa Melalui Seni Sunda Di Kabumi UPI Ajeng Lintang; Habibah Aliya; Nahla Sifa Mubayyinah; Naila Feyza Ghafira; Shazia Mehlika Al Haq; Tio Indra Gunawan; Wilodati, Wilodati; Supriyono, Supriyono
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 3: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i3.14961

Abstract

Keberagaman mahasiswa dalam organisasi seni seperti KABUMI menciptakan ruang interaksi sosial budaya yang berpotensi menjadi platform pembelajaran multikultural, namun kajian mengenai fungsinya sebagai sarana integrasi sosial masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika multikultural di KABUMI dengan meninjau motivasi anggota, proses pembelajaran sosial budaya dalam aktivitas rutin, serta tantangan keberagaman yang dihadapi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan melibatkan 18 anggota aktif sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui kuesioner terbuka dan dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola interaksi anggota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat terhadap seni Sunda, kebutuhan akan komunitas suportif, dan pencarian identitas budaya menjadi motivasi utama anggota. Interaksi melalui latihan dan pementasan terbukti memperkuat keterampilan komunikasi, empati, dan kerja sama. Tantangan berupa hambatan bahasa dan perbedaan gaya komunikasi berhasil diatasi melalui adaptasi dan dukungan antaranggota. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat pemahaman bahwa organisasi seni dapat menjadi ruang pembelajaran multikultural yang efektif dalam membentuk identitas budaya melalui proses belajar sosial. Secara praktis, temuan ini dapat menjadi rujukan bagi perguruan tinggi dalam merancang pembinaan organisasi seni sebagai model pendidikan multikultural berbasis seni tradisional untuk meningkatkan kohesi sosial dan toleransi mahasiswa.
Implementasi Multikulturalisme Dalam Interaksi Mahasiswa Melalui Seni Sunda Di Kabumi UPI Ajeng Lintang; Habibah Aliya; Nahla Sifa Mubayyinah; Naila Feyza Ghafira; Shazia Mehlika Al Haq; Tio Indra Gunawan; Wilodati Wilodati; Supriyono Supriyono
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 3: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i3.14961

Abstract

Keberagaman mahasiswa dalam organisasi seni seperti KABUMI menciptakan ruang interaksi sosial budaya yang berpotensi menjadi platform pembelajaran multikultural, namun kajian mengenai fungsinya sebagai sarana integrasi sosial masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika multikultural di KABUMI dengan meninjau motivasi anggota, proses pembelajaran sosial budaya dalam aktivitas rutin, serta tantangan keberagaman yang dihadapi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan melibatkan 18 anggota aktif sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui kuesioner terbuka dan dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola interaksi anggota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat terhadap seni Sunda, kebutuhan akan komunitas suportif, dan pencarian identitas budaya menjadi motivasi utama anggota. Interaksi melalui latihan dan pementasan terbukti memperkuat keterampilan komunikasi, empati, dan kerja sama. Tantangan berupa hambatan bahasa dan perbedaan gaya komunikasi berhasil diatasi melalui adaptasi dan dukungan antaranggota. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat pemahaman bahwa organisasi seni dapat menjadi ruang pembelajaran multikultural yang efektif dalam membentuk identitas budaya melalui proses belajar sosial. Secara praktis, temuan ini dapat menjadi rujukan bagi perguruan tinggi dalam merancang pembinaan organisasi seni sebagai model pendidikan multikultural berbasis seni tradisional untuk meningkatkan kohesi sosial dan toleransi mahasiswa.
Bahasa Indonesia Cancel Culture sebagai Mekanisme Pengendalian Sosial Digital di Era Media Sosial Shazia Mehlika Al Haq; achmad Hufad; Yani Achdiani
Jurnal Interaksi Sosiologi Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Interaksi Volume 5 Nomor 2 2026
Publisher : Laborataorium Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/jis.v5i2.20073

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena cancel culture sebagai mekanisme pengendalian sosial dalam masyarakat digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (literature review). Sumber data diperoleh dari sekitar 20 artikel jurnal ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2022 hingga 2025 yang relevan dengan kajian sosiologi digital, kontrol sosial, dan dinamika media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cancel culture berfungsi sebagai bentuk kontrol sosial informal berbasis digital yang dilakukan secara kolektif melalui media sosial. Mekanisme ini berlangsung melalui proses viralitas informasi, pembentukan opini publik, serta pemberian sanksi sosial seperti kritik, kecaman, pelabelan, dan boikot terhadap individu atau kelompok yang dianggap melanggar norma sosial. Selain itu, cancel culture juga berperan dalam pembentukan dan penegakan norma sosial secara kolektif di ruang digital, meskipun dipengaruhi oleh emosi, persepsi, dan dinamika kekuasaan dalam opini publik. Di sisi lain, praktik ini menimbulkan dampak sosial berupa stigma, pelabelan negatif, serta potensi ketidakadilan dalam masyarakat digital. Kata Kunci: Cancel Culture, Kontrol Sosial, Media Sosial