Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE SOROGAN DALAM PEMBELAJARAN KITAB SAFINATUN NAJAH DI PONDOK PESANTREN BAITUL QUR’AN ASY-SUYUTHI MARIBAYA PURBALINGGA Al Ahnaf, Gian Faiq; Yuslam
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 2 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i2.453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode sorogan dalam pembelajaran kitab Safinatun Najah di Pondok Pesantren Baitul Qur’an Asy-Suyuthi Maribaya Purbalingga. Metode sorogan dipilih karena menjadi ciri khas pembelajaran pesantren yang menekankan interaksi langsung antara guru dan santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara triangulatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode sorogan mampu meningkatkan pemahaman materi fiqh dan penguasaan kosa kata bahasa Arab santri. Proses pembelajaran dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui tes tertulis dan tes membaca kitab, yang menunjukkan hasil positif terhadap kemampuan membaca dan pemahaman santri. Dengan demikian, metode sorogan terbukti efektif dalam menunjang tujuan pembelajaran kitab Safinatun Najah di Pondok Pesantren Baitul Qur’an Asy-Suyuthi Maribaya Purbalingga.
Integrasi Sains dalam Pembelajaran PAI Melalui Visualisasi Waktu Sholat dengan Stellarium Putra, Ulinnuha Yuana; Hanif, Muh.; Yuslam
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v5i1.3264

Abstract

Pembelajaran PAI berbasis integrasi sains menjadi tuntutan penting dalam pendidikan modern untuk memperkuat literasi ilmiah dan religius. Sejumlah penelitian terdahulu menunjukkan bahwa Stellarium memiliki kemampuan tinggi dalam merepresentasikan fenomena langit secara presisi dan dapat mendukung pemahaman peserta didik. Namun, pemanfaatannya dalam konteks PAI masih terbatas dan belum diarahkan pada verifikasi ilmiah serta membandingkan hasil simulasi dengan jadwal waktu sholat resmi. Kondisi ini menimbulkan celah penelitian, yaitu belum adanya kajian komprehensif yang menilai kesesuaian parameter falak dalam Stellarium dengan waktu sholat Kementerian Agama pada lokasi tertentu sebagai upaya validasi astronomis. Penelitian ini bertujuan menganalisis akurasi Stellarium dalam memvisualisasikan posisi Matahari pada awal waktu Subuh, Dzuhur, Maghrib, dan Isya serta menilai potensinya sebagai media integrasi sains dalam pembelajaran PAI. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif melalui studi kepustakaan, yang memadukan literatur falak, jadwal resmi Kemenag, dan simulasi Stellarium berdasarkan altitude, azimuth, serta meridian. Hasil penelitian menunjukkan kesesuaian antara visualisasi Stellarium dan parameter falak, seperti waktu Subuh pada -20° di bawah ufuk timur, tergelincirnya Matahari dari garis meridian pada waktu Dzuhur, Maghrib pada -1° di bawah ufuk barat, dan Isya pada -18°. Dalam hal ini, Stellarium efektif sebagai media verifikasi astronomis dan memberikan kontribusi penting bagi pengembangan pembelajaran PAI berbasis observasi digital.