Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peranan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Pengembangan Pendidikan Islam Usnur, Uswatun; Aini, Intan; Amanda, Lisa; Nurul Fadillah, Nurul Fadillah
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Administrasi pendidikan merupakan salah satu unsur penting dalam pengelolaan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) karena berfungsi sebagai sistem pendukung utama dalam penyelenggaraan pendidikan yang efektif dan berkualitas. Pengelolaan administrasi yang baik tidak hanya berkaitan dengan pencatatan dan pendokumentasian, tetapi juga mencakup proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, serta evaluasi seluruh kegiatan pendidikan di lembaga PAUD. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran administrasi pendidikan dalam pengelolaan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini serta kontribusinya dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan bagi anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala lembaga PAUD, pendidik, dan tenaga kependidikan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi yang berkaitan dengan administrasi lembaga. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai pelaksanaan administrasi pendidikan di lembaga PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa administrasi pendidikan memiliki peran yang sangat signifikan dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini. Hal ini terlihat dari pengelolaan administrasi kurikulum yang terencana dengan baik, administrasi peserta didik yang tertib, administrasi pendidik dan tenaga kependidikan yang sistematis, serta pengelolaan sarana dan prasarana yang mendukung proses pembelajaran. Selain itu, administrasi keuangan yang transparan dan akuntabel turut berkontribusi dalam meningkatkan kepercayaan orang tua dan masyarakat terhadap lembaga PAUD. Penerapan administrasi pendidikan yang efektif juga berdampak pada meningkatnya profesionalisme pendidik, terciptanya lingkungan belajar yang kondusif, serta terpenuhinya kebutuhan perkembangan anak secara optimal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa administrasi pendidikan merupakan komponen strategis dalam pengelolaan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini. Penguatan sistem administrasi pendidikan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan sangat diperlukan untuk mewujudkan mutu layanan pendidikan PAUD yang berkualitas dan berorientasi pada perkembangan anak usia dini secara holistik.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Inovasi Abon Lele sebagai PMT Pencegahan Stunting Desa Sumurgede Puspita, Dhika Malita; Maharani, Fina Ardiana; Susanti, Susi; Amanda, Lisa; Kurniawati, Anis; Prihanti, Niken; Kartika, Seviana; Aizatul Mahmudah, Ririn; Umam, Hidayatul; Valentino, Kenzo Septian
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/1fdnd445

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak balita. Desa Sumurgede, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan masih menghadapi permasalahan stunting, di sisi lain desa ini memiliki potensi lokal berupa peternakan ikan lele yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung pencegahan stunting melalui pemanfaatan potensi pangan lokal dengan inovasi abon ikan lele sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sekaligus pemberdayaan UMKM desa. Metode yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat, difusi ilmu pengetahuan dan teknologi, pelatihan, serta pendampingan dengan sasaran utama ibu-ibu PKK Desa Sumurgede. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa abon ikan lele memiliki kandungan protein yang memenuhi standar mutu, tingkat penerimaan yang baik di masyarakat, serta mudah diolah oleh peserta. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan meningkatkan pemahaman gizi dan keterampilan pengolahan pangan berbasis ikan lele pada ibu-ibu PKK. Selain berpotensi mendukung pemenuhan gizi balita, kegiatan ini juga membuka peluang pengembangan usaha olahan ikan lele skala rumah tangga. Dengan demikian, pemanfaatan abon ikan lele sebagai PMT berbasis potensi lokal dinilai penting dalam mendukung upaya pencegahan stunting dan pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.