Penyakit Tidak menular (PTM) mempengaruhi morbiditas dan mortalitas. Berdasarkan informasi dan pencatatan kader kesehatan RT 2 RW 4 Kelurahan Kramas, teridentifikasi sekitar 20 warga memiliki hipertensi, 10 orang memiliki nilai kolesterol diatas 200 mg/dl dan 30 orang memiliki nilai asam urat 7-10 mg/dl. Kegiatan kader kesehatan masih terbatas pada pengukuran tekanan darah, kader merasa belum mampu memberikan edukasi yang tepat pada individu dengan DM, merasa kurang percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki, serta sarana prasarana yang mendukung edukasi belum tersedia optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan pendampingan kepada mitra untuk menjadi kader yang mandiri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tentang pencegahan penyakit tidak menular. Sasaran program pengabdian masyarakat ini adalah kader POSBINDU RT 2 RW IV Kelurahan Kramas sejumlah 8 orang. Pelatihan kader diawali dengan penyampaian materi melalui booklet dan video edukasi dilanjutkan dengan sesi simulasi pemeriksaan tekanan darah, GDS, asam urat, dan kolesterol. Sebagian kader telah mempraktikkan pemeriksaan secara mandiri, tetapi sebagian masih terlihat takut untuk mencoba. Evaluasi kegiatan diukur dengan posttest. Skor rata-rata pretest dan posttest mengalami peningkatan yang signifikan dari 64,3 menjadi 80,6 secara keseluruhan. Kader 4 mengalami persentase kenaikan skor posttest yang paling tinggi dari semua kader yaitu sebesar 25%. Pelaksanaan program pelatihan kader dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular dengan menggunakan sistem pembelajaran aktif dengan menggunakan media buku dan video, disertai metode ceramah dan praktik secara langsung ini dapat meningkatkan pengetahuan kader kesehatan.