Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektifitas Kombinasi Program Latihan Drill dan Agility Terhadap Peningkatan Kelincahan Noha Zulkarnain, Alfian; Sukadi, Sukadi; Cahyadinata, Indra; Fatma Hardini, Kurniani
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i2.342

Abstract

Kelincahan merupakan komponen penting dalam performa olahraga yang menuntut perubahan arah cepat dan terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kombinasi program latihan ABC Drill dan agility training menggunakan T-shaped cone terhadap peningkatan kelincahan mahasiswa. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pre-test and post-test. Sampel berjumlah 30 mahasiswa yang mengikuti Kediri Half Marathon tahun 2025, dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria usia 20–25 tahun, sehat, tidak mengalami cedera tungkai, serta memiliki kebugaran fisik yang baik. Kemampuan kelincahan diukur menggunakan Illinois Agility Run Test. Analisis data dilakukan melalui uji homogenitas Levene’s, uji normalitas Shapiro–Wilk, dan uji Paired Sample T-test menggunakan SPSS v.20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data bersifat homogen (p = 0,329) dan berdistribusi normal (pre-test p = 0,265; post-test p = 0,277). Uji Paired Sample T-test menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (< 0,05), sehingga terdapat pengaruh signifikan dari kombinasi latihan ABC Drill dan agility training terhadap peningkatan kelincahan mahasiswa. Intervensi ini dinilai efektif karena melibatkan komponen teknik lari, kontrol neuromuskular, ritme gerak, dan kemampuan perubahan arah yang saling mendukung. Dengan demikian, kombinasi latihan ABC Drill dan T-shaped cone agility direkomendasikan sebagai metode pelatihan yang efisien untuk meningkatkan kelincahan pada mahasiswa maupun atlet pemula
Identifikasi Keluhan Nyeri Bahu dengan Skala SPADI Pada Lansia Di Upt Pelayanan Sosial Tresna Werdha Jombang Kediri cahyadinata, indra; Fatma Hardini, Kurniani; Noha Zulkarnain, Alfian; Hasanah, Maulida; Nabila, Aisya; Kurnia Maulidiani, Annisa
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i2.343

Abstract

Musculoskeletal disorders frequently arise from repetitive movements and prolonged static loading of muscles, which can result in pathological changes to joints, ligaments, and tendons. Contributing factors such as poor posture, mechanical load, frequency and duration of activity, and the surrounding work environment significantly increase the risk of musculoskeletal pain, including shoulder discomfort. Individuals experiencing shoulder pain require appropriate therapeutic intervention to support the healing process and prevent further functional impairment. This study aimed to identify upper extremity disorders in elderly individuals by utilizing the Shoulder Pain and Disability Index (SPADI) at the Tresna Wredha Social Service Unit in Jombang, Kediri. A descriptive quantitative method was employed through a two-phase approach: initial anamnesis and the administration of structured questionnaires to detect upper limb complaints, followed by specific physical examinations on the affected joint segments. A total of 20 elderly respondents participated in this study. The validity and reliability of the SPADI instrument were evaluated using Pearson's correlation coefficient and Cronbach’s Alpha. The results indicated that the SPADI scale is a valid and reliable tool for assessing both shoulder pain and functional limitations, as evidenced by correlation values exceeding the minimum validity threshold (Pearson’s r > 0.497) and a reliability coefficient of 0.657, surpassing the accepted minimum standard of 0.6. In conclusion, the SPADI instrument demonstrates strong psychometric properties and is effective in identifying shoulder pain and functional disability among elderly individuals. It offers a practical assessment tool for early detection of musculoskeletal disorders within social care settings.