Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Sistem Penggajian dan Pengupahan pada PT Danamas Insan Kreasi Andalan (DIKA) Cabang Medan Hasanah, Maulida; Br. Ginting , Berupilihen; Hanafi Purba, Nasri
Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Sains Dan Teknologi
Publisher : CV. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/saintek.v5i3.2828

Abstract

Tenaga kerja merupakan bagian penting dalam sebuah perusahaan karena tenaga kerja sebagai penggerak utama yang menjalankan kebijakan perusahaan termasuk di dalamnya mengambil sebuah keputusan atau memberi jasa dan pelayanan yang baik kepada perusahaan. Gaji memiliki salah satu pengaruh yang sangat besar karena dapat mempengaruhi sikap dan sifat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Penelitian ini dilakukan pada PT Danamas Insan Kreasi Andalan (DIKA) cabang Medan, yang bertempat di Jalan Baja Raya No. 2 Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan – Sumatera Utara. Tujuan penelitian ini  adalah untuk mengetahui sistem akuntansi penggajian dan pengupahan pada PT Danamas Insan Kreasi Andalan (DIKA) cabang Medan. Penelitian ini termasuk penelitian penelitian deskriptif.  Teknik pengumpulan data penulis dengan menggunakan wawancara, dokumen dan study kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan sistem akuntansi pada PT Danamas Insan Kreasi Andalan (DIKA) cabang Medan sudah berjalan dengan baik.
Pengaruh Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Hasanah, Maulida; Aprillia , Frida; Siboro, Sonny Fransisco
Jurnal Mnajemen | Ekonomi | Akuntansi Vol 2 No 2 (2026): Maret 2026 - Mei 2026
Publisher : CV Warnak Johanna Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63921/jmaeka.v2i2.348

Abstract

In the era of globalization, organizations are required to maintain optimal employee performance to remain competitive. However, problems persist, such as low discipline in the form of late attendance and untimely work, as well as low motivation due to a lack of training and recognition. This study aims to analyze the influence of work discipline and work motivation on employee performance at the Ministry of Villages and Development of Disadvantaged Regions.The study used quantitative methods, with a population of 92 employees in the Bureau of Organization, Human Resources, and Bureaucratic Reform, and a sample of 48 respondents. Data were collected through observation and questionnaires and analyzed using multiple linear regression with SPSS version 27. The results show that work discipline significantly influences employee performance, with a calculated t-value of 5.162 > t-table 2.014 and a significance level of 0.000 < 0.05. Work motivation also significantly influences employee performance, with a calculated t-value of 3.773 > t-table 2.014 and a significance level of 0.000 < 0.05. Simultaneously, work discipline and work motivation significantly influence employee performance, with a calculated f value of 16.911 > f table 2.42 and a significance level of 0.000 < 0.05. The coefficient of determination indicates that work discipline and work motivation simultaneously influence employee performance by 42.9%, while other factors outside this study influence the remaining 57.1%. Thus, work discipline and work motivation have a positive and significant influence on employee performance.
EFEKTIVITAS PENYALURAN KREDIT SIMPAN PINJAM PERORANGAN (SPOP) PADA UNIT PENGELOLA KEGIATAN (UPK) DANA AMANAH PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (DAPM) KECAMATAN PARINGIN KABUPATEN BALANGAN (Studi Kasus Desa Paran, Desa Mangkayahu dan Kelurahan Paringin Timur) Gunade, Djayeng Turano; Hasanah, Maulida; Baihaqi, Ahmad
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 12 (2023): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v2i12.1939

Abstract

Simpan Pinjam Perorangan (SPOP) merupakan kegiatan pemberian permodalan berupa dana kepada masyarakat yang membutuhkan untuk keperluan tertentu yang mempunyai kegiatan simpan pinjam. Kegiatan ini memiliki permasalahan seperti kurangnya kesadaran, adanya pengaruh informasi tidak benar, tidak berjalannya sistem tanggung rentang, turunnya harga karet, adanya faktor alam dan adanya efek covid 19. Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta membahas secara mendalam mengenai efektivitas penyaluran kredit Simpan Pinjam Perorangan (SPOP) pada Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat(DAPM) Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan (studi kasus Desa Paran, Desa Mangkayahu dan Kelurahan Paringin Timur). Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif-kualitatif dan metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui penarikan sampel dengan cara purposive sampling berjumlah 13 orang. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas penyaluran kredit Simpan Pinjam Perorangan (SPOP) pada Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan belum efektif dari Pertama pada sub variabel pemahaman program diketahui indikator pengetahuan program, sosialisasi pengenalan program dan pemahaman tujuan program masih belum efektif. Kedua pada sub variabel tepat sasaran diketahui ketepatan penerima manfaat belum efektif dan proses analisis yang dilakukan sudah sesuai prosedur yang berlaku. Ketiga pada aspek tepat waktu bahwa indikator ketepatan waktu pencairan pinjaman dan ketepatan waktu dalam pembayaran tagihan masih belum efektif. Keempat pada aspek tercapainya tujuan pada indikator tujuan yang hendak dicapai dan strategi pelaksanaan program masih belum efektif. Kelima pada sub variabel perubahan nyata indikator sebelum dan sesudah menjadi nasabah belum berjalan dengan begitu baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi yaitu pendidikan, usia, perekonomian, tingkat kepedulian masyarakat, dan pekerjaan. Upaya yang dilakukan pengelola yaitu memberikan sanksi kepada peminjam yang menunggak dan menghentikan sementara perguliran pada desa terbanyak yang menunggak. Peningkatkan efektivitas penyaluran Simpan Pinjam Perorangan (SPOP) diharapkan kepada camat Kecamatan Paringin dan kepala desa agar dapat bekerjasama mendukung kegiatan ini, adapun pengelola agar dapat melakukan pendampingan terhadap peminjam, berikutnya anggota nasabah diupayakan agar dapat menggunakan dana pinjaman tersebut untuk kebutuhan usaha.
Peran Ecobrick dalam Meningkatkan Kesadaran Lingkungan di Kalangan Generasi Muda Desa Jaharun B Kec. Galang Situmeang, Farid Zaki Zein; Girsang, Farhan Al-Fath; Apridayanti, Lisa; Hasanah, Maulida; Humairoh, Siti; Sirait, Dahlia
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 5 No. 1 (2025): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v5i1.6090

Abstract

The waste problem is something that is very familiar, especially in Indonesia where a large population produces large volumes of waste. It is feared that the recent increasing use of plastic in daily life will have a bad impact, because plastic is non-organic waste that is difficult to decompose. Ecobricks are a technique for processing plastic waste which is converted into environmentally friendly materials or also called environmentally friendly bricks. The problem of plastic waste also occurs in Jaharun B Village, Galang District, Deli Serdang Regency, thus encouraging KKN students to recycle plastic waste through ecobric. This activity was carried out by KKN students at Al-Wasliyah Muslim Nusantara University with the aim of helping the community, especially the younger generation, in processing waste in facing the problem of inorganic waste in their environment into a new environmentally friendly material. This activity was carried out with the community, especially teenagers from Jaharun B Village, Galang District, Deli Serdang Regency on 20 July-1 August 2024. The results that will be obtained from implementing this ecobrick are that the people of Jaharun B Village, Galang District will have more in-depth knowledge about plastic, about its dangers. , the impact on the environment whether fast or slow, and how to overcome these problems.
Analisis Peran Layanan BK Dalam Membentuk Karakter Dan Kemandirian Siswa Di SMPN 1 Telagasari Nurhalizah, Aulia; Hasanah, Maulida; Maya; Robiaturrifa, Muthia; Farida, Nur Aini
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 11 (2025): GJMI - NOVEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i11.1858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran layanan Bimbingan dan Konseling (BK) dalam menunjang perkembangan peserta didik di SMP Negeri 1 Telagasari. Fokus penelitian diarahkan pada bentuk layanan yang diterapkan, peran guru BK, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan layanan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan BK di SMP Negeri 1 Telagasari terlaksana dengan baik dan terintegrasi dengan kegiatan sekolah. Layanan yang diberikan meliputi bimbingan klasikal, konseling individu, konseling kelompok, serta advokasi terhadap siswa. Faktor pendukung pelaksanaan layanan BK meliputi dukungan kepala sekolah, fasilitas ruang BK yang memadai, serta kolaborasi antara guru BK, wali kelas, dan orang tua. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan adalah karakter siswa yang masih labil, keterbatasan waktu guru BK, dan pengaruh penggunaan gawai di lingkungan sekolah. Secara keseluruhan, layanan BK berperan signifikan dalam membantu siswa mengembangkan potensi diri, memperbaiki perilaku, serta menumbuhkan kedisiplinan dan tanggung jawab di lingkungan sekolah.
Identifikasi Keluhan Nyeri Bahu dengan Skala SPADI Pada Lansia Di Upt Pelayanan Sosial Tresna Werdha Jombang Kediri cahyadinata, indra; Fatma Hardini, Kurniani; Noha Zulkarnain, Alfian; Hasanah, Maulida; Nabila, Aisya; Kurnia Maulidiani, Annisa
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i2.343

Abstract

Musculoskeletal disorders frequently arise from repetitive movements and prolonged static loading of muscles, which can result in pathological changes to joints, ligaments, and tendons. Contributing factors such as poor posture, mechanical load, frequency and duration of activity, and the surrounding work environment significantly increase the risk of musculoskeletal pain, including shoulder discomfort. Individuals experiencing shoulder pain require appropriate therapeutic intervention to support the healing process and prevent further functional impairment. This study aimed to identify upper extremity disorders in elderly individuals by utilizing the Shoulder Pain and Disability Index (SPADI) at the Tresna Wredha Social Service Unit in Jombang, Kediri. A descriptive quantitative method was employed through a two-phase approach: initial anamnesis and the administration of structured questionnaires to detect upper limb complaints, followed by specific physical examinations on the affected joint segments. A total of 20 elderly respondents participated in this study. The validity and reliability of the SPADI instrument were evaluated using Pearson's correlation coefficient and Cronbach’s Alpha. The results indicated that the SPADI scale is a valid and reliable tool for assessing both shoulder pain and functional limitations, as evidenced by correlation values exceeding the minimum validity threshold (Pearson’s r > 0.497) and a reliability coefficient of 0.657, surpassing the accepted minimum standard of 0.6. In conclusion, the SPADI instrument demonstrates strong psychometric properties and is effective in identifying shoulder pain and functional disability among elderly individuals. It offers a practical assessment tool for early detection of musculoskeletal disorders within social care settings.
Pemberdayaan Transmigran Melalui Penerapan Sistem Pertanian Adaptif Berbasis Padi Apung, Tata Air Mikro, Dan Pengelolaan Perikanan Di Lahan Tergenang Desa Papuyuan Kabupaten Balangan Firdaus, Adhitya; Adrianto, Muhammad Subhan Dwi; Nisa, Rahayu; Lestari, Jumiati Indah; Hasanah, Maulida; Febriana, Annisa Dwi; Hairani, Hairani; Fikrulia, Hidayah Jihan; Ghifari, Muhammad; Regandara, Ellysia Putri; Ekawati, Diah; Adawiyah, Rabi'atul; Hadi, Abdul; Mubarak, Ahmad Nazhif; Andani, Nazwa Putri
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 3 (2026): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i3.4843

Abstract

Desa Pupuyuan memiliki karakteristik lahan rawa dengan kondisi jenuh air yang membatasi produktivitas pertanian padi konvensional. Kondisi ini juga menyimpan potensi sumber daya perikanan dan tanaman lokal. Program pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal melalui penerapan sistem padi apung, pengolahan ikan dan genjer menjadi produk bernilai ekonomi. Metode pelaksanaan meliputi survei kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, serta monitoring dan evaluasi dengan pendekatan partisipatif. Kegiatan melibatkan masyarakat, perangkat desa, dan mahasiswa sebagai pendamping. Pendekatan partisipatif digunakan agar masyarakat dapat memahami dan menerapkan teknologi yang diperkenalkan secara mandiri. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa tingkat penerimaan masyarakat terhadap program tergolong tinggi, dengan 90% responden menyatakan puas dan tertarik. Sistem padi apung dinilai sesuai dengan kondisi lahan tergenang karena mampu mengatasi masalah banjir. Selain itu, pengasapan ikan dan pengolahan genjer menjadi keripik mampu meningkatkan nilai tambah dan memperpanjang masa simpan hasil produksi. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan biaya awal, partisipasi masyarakat yang belum merata, serta kendala logistik dan infrastruktur. Berdasarkan hal tersebut, teknologi sederhana berbasis potensi lokal efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan ekonomi masyarakat. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan berkelanjutan dan keterlibatan aktif masyarakat. Increasing the Capacity of Transmigrants Through an Adaptive Farming System Based on Floating Rice and Fish Smoking in Flooded Land in Pupuyan Village, Balangan Regency Abstract Pupuyuan Village is characterized by swampy, water-saturated conditions that limit the productivity of conventional rice farming. These conditions also hold potential for local fisheries and plant resources. This community empowerment program aims to optimize local potential through the implementation of a floating rice system, processing  fish and genjer into economically valuable products. Implementation method include  needs surveys, outreach, training, hands-on practice, and monitoring and evaluation using a participatory approach. Activities involve the community, village officials, and students as facilitators. A participatory approach is used to  enable the community to understand and independently implement the introduced technology. Results and discussions indicate a high level of community acceptance of the program, with 90% of respondents expressing satisfaction and interest. The floating rice system is considered suitable for inundated land conditions because it can address flooding issues. In addition, smoking fish and processing genjer into chips can increase added value and extend the shelf life of produce. Challenges faced include limited initial costs, uneven community participation, and logistical and infrastructure constraints. Based on this, simple technology based on local potential is effective in improving community knowledge, skills, and economics. The program’s sustainability requires ongoing mentoring and active community involvement.