Syakira, Aisha Najwa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fenomenologi Parenting Kasih Sayang: Pengalaman Orang Tua Mengembangkan Komunikasi dan Kemandirian Anak Down Syndrome Rahmat, Kayla Rafa Tazkiya; Putri, Sasya Firmalia; Zoeri, Amanda Aurellia; Syakira, Aisha Najwa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36414

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami secara mendalam fenomenologi parenting kasih sayang, khususnya pengalaman orang tua dalam mengembangkan komunikasi dan kemandirian anak Down Syndrome usia 7-10 tahun. Fenomena sikap overprotektif orang tua sering menghambat kemandirian anak, sehingga kajian ini mengeksplorasi pola asuh adaptif, strategi komunikasi verbal-nonverbal, serta implikasinya terhadap aspek kemandirian intelektual, ekonomi, sosial, dan emosional. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan purposive sampling terhadap tiga ibu (Ibu T, Ibu H, Ibu S), data dikumpul melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi interaksi sehari-hari di rumah dan komunitas, serta dokumentasi, dengan analisis menjaga etika kerahasiaan. Hasil menunjukkan pola komunikasi unik: Ibu T menekankan kejelasan dan pemusatan perhatian untuk hindari tantrum; Ibu H menggunakan pengulangan, gestur, dan penguatan positif; Ibu S mengandalkan bahasa isyarat (misalnya, tangan di bibir untuk "laki-laki", pegang perut untuk lapar) yang dikenali lingkungan sosial. Kemandirian anak maju di aspek intelektual (makan, berpakaian, buang air sendiri meski butuh pengawasan), ekonomi variatif (satu anak mandiri beli jajan), sosial aktif di lingkungan familiar tapi pemalu pada orang baru, serta emosional rentan tantrum yang diatasi kesabaran dan pengalihan. Respon anak seperti tindakan langsung atau simbol (jempol untuk "sip") jadi indikator pemahaman. Secara keseluruhan, keberhasilan bergantung pada adaptasi orang tua terhadap emosi anak dan kesabaran konsisten, dengan implikasi rekomendasi intervensi pelatihan parenting untuk komunikasi efektif dan kemandirian holistik.