Lisda Fadhilah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TOKOH TOKOH TASAWUF NUSANTARA DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP ISLAMISASI INDONESIA Zulfa lailatul Izzah; Lisda Fadhilah; Ratri Wulandari; Fathma Dzakiyah Annuroni; Rahmat Lutfi Guefara
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6864

Abstract

Islamisasi Indonesia merupakan proses historis yang berlangsung secara bertahap dan damai, dengan tasawuf sebagai salah satu faktor kunci keberhasilannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan kontribusi tokoh-tokoh tasawuf Nusantara dalam proses Islamisasi Indonesia melalui pendekatan yang beragam. Kajian ini memfokuskan pada tiga tokoh utama, yaitu Hamzah Fansuri, Syekh Yusuf Al-Makassari, dan Syekh Nawawi Al-Bantani, yang masing-masing merepresentasikan strategi Islamisasi berbasis sastra, perjuangan sosial-politik, dan keilmuan tradisional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis-deskriptif. Data dikumpulkan melalui studi pustaka terhadap sumber-sumber primer berupa karya-karya para tokoh serta sumber-sumber sekunder yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tasawuf memainkan peran strategis dalam membentuk corak Islam Nusantara yang moderat, inklusif, dan kontekstual. Hamzah Fansuri berkontribusi melalui sastra sufistik yang mengakomodasi budaya lokal, Syekh Yusuf Al-Makassari melalui integrasi spiritualitas dan perlawanan terhadap kolonialisme, serta Syekh Nawawi Al-Bantani melalui penguatan jaringan intelektual transnasional dan pembakuan tasawuf sunni berbasis syariat. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa tasawuf merupakan elemen penting dalam proses Islamisasi Indonesia, baik dalam aspek kultural, sosial, maupun intelektual, yang membentuk karakter Islam Nusantara hingga saat ini.