Mutia Fahira
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Pengetahuan Kesehatan Reproduksi melalui Program Penyuluhan pada Masyarakat Usia Produktif di Puskesmas Melur Linda Suryani; Triani Harahap, Haidar; Happy Zalma Fadillah; Marsanda; Meltanti Kaswa Putri; Miki Nuraini; Mutia Fahira; Widya Alifah Febriani
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.7010

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia, khususnya bagi masyarakat usia produktif yang berada pada masa aktif reproduksi dan rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan. Rendahnya literasi kesehatan reproduksi serta masih kuatnya anggapan tabu dalam membahas topik ini menjadi alasan utama dipilihnya kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan kesehatan reproduksi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat usia produktif tentang kesehatan reproduksi sebagai upaya promotif dan preventif. Metode pengabdian yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan reproduksi dengan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab yang didukung media edukasi. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Melur dengan sasaran masyarakat usia produktif. Evaluasi dilakukan melalui wawancara, observasi, dan perbandingan pemahaman peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap peserta terhadap kesehatan reproduksi. Peserta menjadi lebih memahami konsep dasar kesehatan reproduksi, pencegahan penyakit menular seksual, serta perencanaan kehamilan, dan menunjukkan sikap yang lebih terbuka serta percaya diri dalam membahas topik tersebut. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan reproduksi efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi masyarakat usia produktif. Oleh karena itu, disarankan agar kegiatan penyuluhan kesehatan reproduksi dilaksanakan secara berkelanjutan dan dikembangkan dengan melibatkan berbagai pihak serta media edukasi yang lebih variatif guna meningkatkan dampak dan keberlanjutan program