Hadiwibowo, Tubagus Umar Syarif
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN SURAT KABAR SUARA KARYA SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI POLITIK GOLKAR TAHUN 1977-1982 Fianka, Azzahra; Hadiwibowo, Tubagus Umar Syarif; Ribawati, Eko
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 5 No. 2 (2025): Sejarah Indonesia dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jejak.v5i2.49455

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sejarah terbentuknya surat kabar Suara Karya, kemudian menjelaskan peran surat kabar Suara Karya sebagai media komunikasi politik Golkar tahun 1977—1982, serta strategi Suara Karya dalam menyampaikan agenda politik Golkar dan dampaknya terhadap pembentukan opini publik. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terbagi dalam lima tahap yaitu, pemilihan topik, heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terbentuknya surat kabar Suara Karya didorong oleh kebutuhan untuk menaikkan elektabilitas Golkar menjelang keikutsertaannya dalam pemilu tahun 1971. Sebagai corong resmi pemerintah, kemenangan Golkar menjadi prioritas utama dan Suara Karya tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi tetapi juga mengarahkan opini publik melalui narasi yang menekankan pentingnya stabilitas politik, pembangunan nasional, serta kesetiaan pada Pancasila. Selama masa kampanye pemilu tahun 1977 dan 1982, Suara Karya konsisten mendukung kemenangan Golkar melalui pemberitaan yang turut memperkuat dukungan publik terhadap Golkar sebagaimana tercermin dalam kemenangan Golkar pada dua pemilu tersebut, sementara oposisi disudutkan dengan nada negatif sebagai insiden atau pelanggaran. Dengan demikian, Suara Karya berperan penting sebagai instrumen komunikasi politik yang mendukung Orde Baru sekaligus menunjukan bagaimana pers dijadikan sebagai alat kekuasaan.
Dinamika Tradisi Bersih Desa Keduk Beji di Desa Dero Kabupaten Ngawi Tahun 2000-2023 Amelia, Mona Shenny Ratna; Hadiwibowo, Tubagus Umar Syarif; Ribawati, Eko
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 6 No. 1 (2026): Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jejak.v6i1.49964

Abstract

Tradisi Bersih Desa Keduk Beji di Desa Dero Kabupaten Ngawi merupakan wujud kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun sebagai bentuk rasa syukur terhadap hasil bumi sekaligus sarana menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan Yang Maha Esa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah kemunculan tradisi, menganalisis dinamika pelaksanaannya pada periode 2000–2023, serta mengungkap makna dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan metode historis dengan tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data diperoleh melalui studi pustaka, observasi lapangan, dan wawancara dengan tokoh masyarakat, perangkat desa, serta pelaku budaya setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Keduk Beji telah mengalami dinamika yang dipengaruhi oleh kebijakan daerah, perubahan sosial, dan modernisasi, namun tetap bertahan melalui adaptasi nilai-nilai religius dan sosial. Pada masa kepemimpinan Kepala Desa Ariyadi sejak 2013, kegiatan pengajian umum menjadi bagian dari prosesi tradisi, memperkuat sinergi antara aspek religius dan budaya. Di masa pandemi Covid-19 (2020–2021), pelaksanaan tradisi disederhanakan tanpa menghilangkan makna utamanya, dan kembali semarak pada 2022–2023. Tradisi ini mencerminkan nilai moral, sosial, spiritual, ekologis, dan edukatif yang berperan penting dalam memperkuat identitas serta solidaritas masyarakat lokal.