Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ingkar Sunah Modern (Telaah Kritis atas Pemikiran Rashad Khalifah) Hafizah; Alfiah; Nurhafiza; Anggi Fitriani; Eti Sapitri; Abdul Haziz Daulay
JURNAL ILMIAH FALSAFAH: Jurnal Kajian Filsafat, Teologi dan Humaniora Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL ILMIAH FALSAFAH
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jif.v12i1.4642

Abstract

Fenomena ingkar Sunnah merupakan salah satu wacana krusial dalam diskursus pemikiran Islam, khususnya terkait otoritas keagamaan dan epistemologi sumber ajaran Islam. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis konsep ingkar Sunnah, sejarah kemunculannya, ragam argumen yang dikemukakan oleh para pengingkarnya, serta kelemahan metodologis dari argumen tersebut, dengan bertumpu pada kajian tekstual kritis terhadap karya Syuhudi Ismail. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang cenderung menempatkan Syuhudi Ismail sebagai tokoh pemikiran, penelitian ini memosisikan karyanya sebagai sumber primer untuk memetakan konstruksi wacana pengingkaran Sunnah dan respons intelektual para pembelanya. Hasil kajian menunjukkan bahwa ingkar Sunnah tidak hanya muncul sebagai persoalan teologis, tetapi juga sebagai problem epistemologis yang berakar pada kesalahan memahami relasi antara Al-Qur’an, Sunnah, dan otoritas kenabian. Argumen yang diajukan oleh para pengingkar Sunnah, baik yang bersifat naqli maupun non-naqli, terbukti mengandung kelemahan konseptual, historis, dan metodologis. Sebaliknya, upaya pelestarian Sunnah oleh para pembelanya dilakukan melalui pengembangan metodologi kritik sanad dan matan, pembentukan disiplin ilmu hadis, serta peneguhan kedudukan Sunnah sebagai sumber ajaran Islam yang integral. Dengan demikian, kajian ini menegaskan bahwa Sunnah tidak dapat dipisahkan dari struktur ajaran Islam tanpa menimbulkan reduksi makna dan praktik keagamaan.