Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Analisis Pengaruh Temperatur Air Pada Siklus Pengujian Slake Durability Terhadap Ketahanan dan Ukuran Butir Batuan Daerah Kutai Kartanegara Widzar, Moh. Widzar Fahmi; Oktaviani, Revia; Winonazada, Rety; Trides, Tommy; Pontus, Albertus Juvensius
Dewantara Journal of Technology Vol. 5 No. 2 (2025): Dewantara Journal of Technology Volume 5 Nomor 2
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/djtech.v5i2.301

Abstract

Menurut Franklin dan Chandra (1972) uji slake durability mampu memberikan gambaran mengenai tingkat kerusakan yang dialami batuan akibat siklus pengeringan dan pembasahan. Temperatur air merupakan salah satu variabel penting terhadap hasil uji slake durability, peningkatan temperatur air dapat mempercepat laju reaksi kimia dan fisik yang terjadi pada batuan selama proses pelapukan. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya untuk menganalisis ketahanan dan pengaruh temperatur air pada siklus pengujian slake durability, batulempung dan batulanau dipilih karena memiliki ukuran butir yang berbeda yang nantinya akan dilakukan pengujian ukuran butir untuk mengetahui dominasi material dari setiap lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penenlitian didapatkan hasil pengaruh index durability (Id2) terhadap temperatur air didapatkan pada sampel batulanau formasi Balikpapan pengaruh temperatur air sangat kuat dengan nilai (R2) 0.9998, formasi Pulau Balang pengaruh temperatur air kuat dengan nilai (R2) 0.9879, sedangkan sampel batulempung formasi Balikpapan pengaruh temperatur air cukup kuat dengan nilai (R2) 0,791, formasi Pulau Balang pengaruh temperatur air sangat kuat dengan nilai (R2) 0.9659. Untuk dominasi material pada lokasi penelitian didapatkan sampel batulanau formasi Balikpapan sebesar 60,17%, formasi Pulau Balang sebesar 61, 06% sedangkan sampel batulempung formasi Balikpapan sebesar 54,51%, dan formasi Pulau Balang sebesar 61,87%.