Rahmaningsih, Syahjehan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN KOMUNIKASI SISWA DUTA ANTI KEKERASAN DALAM MENCEGAH KEKERASAN DI SEKOLAH DASAR BANJARBARU Ayuni, Risa Dwi; Hayat, Muzahid Akbar; Novianti, Lieta Dwi; Apriliyanti, Rizki; Karimah, Siti Jalilatul; Rahmaningsih, Syahjehan; Hestiaffin, M. Rezky
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.33854

Abstract

Abstrak: Kekerasan di lingkungan sekolah masih menjadi persoalan serius yang memerlukan perhatian berbagai pihak, termasuk melalui pendekatan komunikasi edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan dampak pelatihan komunikasi bagi siswa yang ditunjuk sebagai Duta Anti Kekerasan di Sekolah Dasar Banjarbaru sehingga dapat meminimalkan atau mencegah kekerasan di Sekolah Dasar Banjarbaru. Kegiatan ini dilaksanakan dengan cara sosialisasi secara langsung kepada siswa di Sekolah Dasar Banjarbaru. Pelatihan difokuskan pada peningkatan kemampuan komunikasi interpersonal, komunikasi persuasif, serta keterampilan menyampaikan pesan anti kekerasan secara efektif di lingkungan sekolah. Materi sosialisasi disampaikan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi pelatihan komunikasi, diskusi kelompok, simulasi peran, dan pembahasan studi kasus yang relevan dengan pengalaman nyata siswa di lingkungan sekolah. Kegiatan ini berlangsung di area terbuka sekolah dasar di Banjarbaru, melibatkan puluhan siswa kelas IV, V, dan VI yang telah dipilih menjadi Duta Kekerasan oleh pihak sekolah. Hasil Evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa, memperkuat peran mereka sebagai agen perubahan, serta mendorong terciptanya budaya sekolah yang lebih aman dan suportif. Kesimpulannya, pelatihan komunikasi berperan penting dalam memberdayakan siswa sebagai pelopor pencegahan kekerasan di tingkat sekolah dasar.Abstract: Violence in schools remains a serious issue that requires attention from various parties, including through an educational communication approach. This study aims to describe the implementation and impact of communication training for students appointed as Anti-Violence Ambassadors at Banjarbaru Elementary Schools, thereby minimizing or preventing violence in Banjarbaru Elementary Schools. This activity was carried out through direct outreach to students at Banjarbaru Elementary Schools. The training focused on improving interpersonal communication skills, persuasive communication skills, and skills in effectively conveying anti-violence messages in the school environment. The outreach material was delivered through a participatory approach that included communication training, group discussions, role-playing simulations, and case studies relevant to students' real-life experiences in the school environment. This activity took place in an open area of an elementary school in Banjarbaru, involving dozens of fourth, fifth, and sixth-grade students who had been selected as Violence Ambassadors by the school. Evaluation results showed that this training was able to increase students' self-confidence, strengthen their role as agents of change, and encourage the creation of a safer and more supportive school culture. In conclusion, communication training plays a crucial role in empowering students as pioneers in preventing violence in elementary schools.