Martiani, Eka
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTEGRASI BRANDING DAN DIGITAL MARKETING BERBASIS POTENSI LOKAL UNTUK PENGUATAN DAYA SAING UMKM S., Ulil Ikhsan; Gunawan, Adam; Sundari, Asri; Saefuloh, Irfan; Bunyamin, Bubun; Saefuddin, Aep; Martiani, Eka
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.34975

Abstract

Abstrak: UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi kendala pada aspek branding, literasi digital, dan akses pasar yang terbatas. Salah satunya adalah UMKM Pindang Pitusung di Desa Mandalamukti, Kabupaten Bandung Barat, yang memiliki cita rasa khas tetapi belum memiliki identitas merek dan strategi pemasaran modern. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan lokal dengan memperkuat strategi branding dan digitalisasi dalam pemasaran melalui bimbingan, yang mencakup pengembangan logo, desain kemasan, dan instruksi media sosial, secara hard skill dan soft skill yang berkaitan dengan komunikasi bisnis, adaptasi teknologi, dan pengelolaan jejaring sosial. Metode pelaksanaan dilakukan dalam bentuk pendampingan, pelatihan, sosialisasi, dan seminar ekonomi yang melibatkan 30 pelaku UMKM, 10 masyarakat umum, serta dukungan dari Bank Mandiri KCP Kota Baru Parahyangan. Evaluasi dilaksanakan melalui observasi dan wawancara langsung mengenai beberapa aspek yaitu keterampilan secara teknis dan manajerial sebagai upaya refleksi yang berkelanjutan, dengan jumlah 15 pertanyaan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek produksi dan penjualan, yaitu produksi naik dari 80 kg menjadi 100 kg per dua hari (25%), sedangkan penjualan meningkat dari 300 pcs menjadi 400 pcs per dua hari (33,3%). Selain itu, penerapan QRIS 0% oleh 15 UMKM juga berhasil memperluas akses transaksi digital. Program ini terbukti meningkatkan daya saing UMKM lokal serta mendukung agenda nasional digitalisasi UMKM.Abstract: MSMEs are the backbone of Indonesia’s economy but still face challenges in branding, digital literacy, and limited market access. One of them is the Pindang Pitusung MSME in Mandalamukti Village, West Bandung Regency, which has a distinctive taste but does not yet have a brand identity and modern marketing strategy. This community service activity aims to improve local capabilities by strengthening branding strategies and digitalization in marketing through guidance, which includes logo development, packaging design, and social media instruction, both in hard skills and soft skills related to business communication, technological adaptation, and social network management. The implementation method was carried out in the form of mentoring, training, socialization, and an economic seminar involving 30 MSME actors, 10 general community members, and support from Bank Mandiri KCP Kota Baru Parahyangan. Evaluation was conducted through direct observation and interviews on several aspects, namely technical and managerial skills as a continuous reflection effort, with a total of 15 questions. The results showed a significant increase in production and sales aspects, where production rose from 80 kg to 100 kg every two days (25%), while sales increased from 300 pcs to 400 pcs every two days (33.3%). In addition, the implementation of 0% QRIS by 15 MSMEs also succeeded in expanding access to digital transactions. This program has proven to improve the competitiveness of local MSMEs and support the national MSME digitalization agenda.