Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGUATAN IDENTITAS DIRI REMAJA DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN: (Studi pada Siswa SMK Taruna Harapan 2 Cipada, Bandung Barat) Saefuloh, Irfan; Safitriani, Desi; Lestari, Linda; Rusdiani, Meri
Jurnal Istimā Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Istimā - Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat: Inklusi Sosial dan Pemberday
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pelita Nusa Bandung Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61612/jpkm.v1i2.152

Abstract

Kawasan Asia Tenggara telah mengalami transformasi luar biasa dengan terbentuknya Masyarakat Ekonomi ASEAN. Dampaknya tidak hanya terasa di bidang ekonomi, melainkan juga mempengaruhi berbagai aspek kehidupan sosial, termasuk identitas individu di kalangan remaja. Penting bagi anak remaja untuk membangun identitas dan jati diri yang kuat. Mereka perlu memiliki pemahaman yang jelas tentang siapa mereka, nilai-nilai apa yang mereka anut, serta aspirasi dan tujuan hidup mereka. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana membentuk penguatan identitas diri remaja pada siswa SMK Taruna Harapan 2 Cipada Bandung Barat dalam menghadapi MEA. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif, berupa pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dalam bentuk seminar yakni sosialiasi melalui pemaparan materi. Hasil pengabdian memberikan informasi bahwa proses membentuk penguatan identitas diri pada remaja siswa dilakukan dengan beberapa tahap, mulai dari input, output berupa feedback dalam memahami pentingnya identitas diri dalam menghadapi MEA, hingga outcome yakni para siswa mampu menentukan pilihan dan melakukan keputusan untuk memiliki keterampilan dalam menghadapi persaingan di dunia kerja. Maka memahami pentingnya identitas diri dan MEA, siswa akan lulus sekolah dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang dalam membangun karir serta kehidupan di masa depan.
Kajian Filsafat Hukum Ekonomi Islam terhadap Akad Wakalah: Disharmoni antara al-Muwakkil dan al-Wakil dalam Lembaga Keuangan Syariah Munandar, Aris; Saefuloh, Irfan; Ardestya Linanjung, Yolanda; Hariyanti, Hariyanti; Apriani, Triana
Al-Muamalat Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol 10 No 1 (2025): Al-Muamalat: Jurnal Hukum Dan Ekonomi Syari'ah
Publisher : IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/muamalat.v10i1.10981

Abstract

This study aims to deeply analyze the concept and ideal principles of the wakalah contract in Islamic financial institutions. In essence, the wakalah contract is built upon the principles of trust, transparency, and responsibility, where the agent (wakil) acts in accordance with the authority and intent of the principal (muwakkil). However, in practice within Islamic financial institutions, deviations often occur in the implementation of wakalah, such as conflicts of interest and decision-making that does not align with the interests of the clients. This article is a qualitative study employing a normative approach and literature review, which comprehensively examines the legal foundations, sharia principles, and empirical practices of the wakalah contract. The findings indicate that while wakalah has a strong conceptual foundation in Islamic jurisprudence (fiqh muamalah), its implementation in Islamic financial institutions has not yet fully reflected the ideal values of sharia. Strengthening regulatory, ethical, and technical aspects is necessary to ensure that wakalah transactions are conducted fairly and transparently.
DETERMINASI KEPERCAYAAN MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMILIHAN PRODUK GRIYA DI BANK SYARIAH INDONESIA KCP PADALARANG Fadhilah, Hasna; Tunggara, Imam; Saefuloh, Irfan
Jurnal Pelita Nusa Vol 5 No 2 (2025): Desember-Jurnal Pelita Nusa
Publisher : Pelita Nusa Jurnal, published by the Institute for Research and Community Service (LP2M) of the Pelita Nusa Islamic Religious College West Bandung (STAI PENUS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61612/jpn.v5i2.168

Abstract

Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai lembaga keuangan syariah yang berdiri sejak tahun 2021 perlu membangun kepercayaan merek yang kuat, khususnya pada produk pembiayaan Griya yang menunjukkan peningkatan jumlah pengguna di BSI KCP Padalarang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan merek terhadap keputusan nasabah dalam memilih produk pembiayaan Griya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-inferensial. Populasi penelitian berjumlah 171 nasabah pengguna pembiayaan Griya, dengan sampel sebanyak 120 responden yang ditentukan melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana, uji t, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan nasabah, dengan nilai t-hitung sebesar 12,413 lebih besar dari t-tabel 1,980 dan signifikansi 0,001 (< 0,05). Nilai R² sebesar 0,566 mengindikasikan bahwa kepercayaan merek berkontribusi sebesar 56,6% terhadap keputusan pemilihan produk, sedangkan 43,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain, seperti kualitas layanan, kemudahan prosedur, literasi keuangan syariah, kesesuaian akad, dan kondisi finansial nasabah. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa semakin tinggi kepercayaan terhadap merek BSI, semakin kuat keputusan nasabah dalam memilih produk pembiayaan Griya sesuai prinsip syariah.
INTEGRASI BRANDING DAN DIGITAL MARKETING BERBASIS POTENSI LOKAL UNTUK PENGUATAN DAYA SAING UMKM S., Ulil Ikhsan; Gunawan, Adam; Sundari, Asri; Saefuloh, Irfan; Bunyamin, Bubun; Saefuddin, Aep; Martiani, Eka
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.34975

Abstract

Abstrak: UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi kendala pada aspek branding, literasi digital, dan akses pasar yang terbatas. Salah satunya adalah UMKM Pindang Pitusung di Desa Mandalamukti, Kabupaten Bandung Barat, yang memiliki cita rasa khas tetapi belum memiliki identitas merek dan strategi pemasaran modern. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan lokal dengan memperkuat strategi branding dan digitalisasi dalam pemasaran melalui bimbingan, yang mencakup pengembangan logo, desain kemasan, dan instruksi media sosial, secara hard skill dan soft skill yang berkaitan dengan komunikasi bisnis, adaptasi teknologi, dan pengelolaan jejaring sosial. Metode pelaksanaan dilakukan dalam bentuk pendampingan, pelatihan, sosialisasi, dan seminar ekonomi yang melibatkan 30 pelaku UMKM, 10 masyarakat umum, serta dukungan dari Bank Mandiri KCP Kota Baru Parahyangan. Evaluasi dilaksanakan melalui observasi dan wawancara langsung mengenai beberapa aspek yaitu keterampilan secara teknis dan manajerial sebagai upaya refleksi yang berkelanjutan, dengan jumlah 15 pertanyaan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek produksi dan penjualan, yaitu produksi naik dari 80 kg menjadi 100 kg per dua hari (25%), sedangkan penjualan meningkat dari 300 pcs menjadi 400 pcs per dua hari (33,3%). Selain itu, penerapan QRIS 0% oleh 15 UMKM juga berhasil memperluas akses transaksi digital. Program ini terbukti meningkatkan daya saing UMKM lokal serta mendukung agenda nasional digitalisasi UMKM.Abstract: MSMEs are the backbone of Indonesia’s economy but still face challenges in branding, digital literacy, and limited market access. One of them is the Pindang Pitusung MSME in Mandalamukti Village, West Bandung Regency, which has a distinctive taste but does not yet have a brand identity and modern marketing strategy. This community service activity aims to improve local capabilities by strengthening branding strategies and digitalization in marketing through guidance, which includes logo development, packaging design, and social media instruction, both in hard skills and soft skills related to business communication, technological adaptation, and social network management. The implementation method was carried out in the form of mentoring, training, socialization, and an economic seminar involving 30 MSME actors, 10 general community members, and support from Bank Mandiri KCP Kota Baru Parahyangan. Evaluation was conducted through direct observation and interviews on several aspects, namely technical and managerial skills as a continuous reflection effort, with a total of 15 questions. The results showed a significant increase in production and sales aspects, where production rose from 80 kg to 100 kg every two days (25%), while sales increased from 300 pcs to 400 pcs every two days (33.3%). In addition, the implementation of 0% QRIS by 15 MSMEs also succeeded in expanding access to digital transactions. This program has proven to improve the competitiveness of local MSMEs and support the national MSME digitalization agenda.