Prameswari, Andini Dwi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN EKONOMI HIJAU DI PERTANIAN LAMONGAN Syaikuddin, Ahmad Yani; Sundari, Ariefah; Aminudin, Muhammad Imam; Nadzifah, Umi Nur; Prameswari, Andini Dwi; Hermawan, Moh. Agung Budi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.34902

Abstract

Abstrak: Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab tantangan Desa Sungelebak, Lamongan, yang masih bergantung pada energi fosil, pupuk kimia, dan pemasaran konvensional. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan hardskill dan softskill masyarakat dalam penerapan teknologi energi terbarukan, pengolahan limbah ternak menjadi pupuk organik, dan pemasaran digital produk pertanian. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan intensif, dan evaluasi partisipatif yang melibatkan 50 anggota kelompok tani. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan teknis masyarakat sebesar 85%, pemanfaatan limbah ternak mencapai 100%, pengurangan penggunaan pupuk kimia hingga 50%, serta penghematan biaya energi rata-rata Rp400.000/bulan/petani. Di bidang pemasaran, kemampuan digital meningkat signifikan dengan terbentuknya lima akun e-commerce aktif dan kenaikan omzet hingga 30%. Kegiatan ini berhasil mengintegrasikan aspek teknologi, lingkungan, dan ekonomi hijau, sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat menuju pertanian berkelanjutan.Abstract: This community service program addressed the challenges in Sungelebak Village, Lamongan, which still depends on fossil energy, chemical fertilizers, and conventional marketing systems. The main objective was to improve the community’s hard and soft skills in applying renewable energy technologies, converting livestock waste into organic fertilizer, and utilizing digital marketing for agricultural products. The methods included socialization, technical training, intensive mentoring, and participatory evaluation involving 50 farmer group members. The results showed an 85% improvement in technical skills, 100% utilization of livestock waste, a 50% reduction in chemical fertilizer use, and average energy cost savings of IDR 400,000 per farmer per month. In marketing, digital literacy improved markedly with five active e-commerce accounts and a 30% increase in sales turnover. This program successfully integrated technological, environmental, and economic dimensions of green economy while strengthening community independence toward sustainable agriculture.