Kartikasari, Nuraini
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGELOLAAN LIMBAH PEWARNA BATIK ECOPRINT: IMPLEMENTASI PUPUK ORGANIK CAIR SEBAGAI UPAYA PREVENSI DAMPAK PENCEMARAN LINGKUNGAN Lelitawati, Mardiana; Rahayu, Sofia Ery; Kartikasari, Nuraini; Putra, Muhammad Sukarno; Farid, Andi Muhammad Miftah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.33206

Abstract

Abstrak: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh produksi batik Ecoprint, khususnya yang berasal dari penggunaan zat pewarna organik. Tujuan utama dari program ini adalah mendorong pemanfaatan pupuk organik cair yang berasal dari limbah batik daur ulang sebagai solusi berkelanjutan dalam pengelolaan limbah berbahaya yang dihasilkan oleh industri batik. Pendekatan yang digunakan dalam program ini adalah Asset-Based Community Development (ABCD), yang berfokus pada pemberdayaan komunitas pengrajin batik di Dimdim Art, Kediri, dengan memanfaatkan potensi dan aset yang dimiliki oleh komunitas tersebut. Sebanyak 25 orang pengrajin batik terlibat secara aktif dalam program ini. Melalui serangkaian pelatihan partisipatif dan lokakarya praktik, komunitas berhasil mengolah limbah zat pewarna menjadi pupuk organik cair yang bernilai. Hasil olahan tersebut tidak hanya mendukung praktik pertanian lokal, tetapi juga memperkuat prinsip keberlanjutan lingkungan di wilayah tersebut. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 96% peserta merasa memperoleh manfaat yang signifikan dari pelatihan tersebut. Terdapat peningkatan yang nyata dalam kesadaran serta kapasitas teknis masyarakat dalam mengelola limbah secara bertanggung jawab, yang berkontribusi secara signifikan terhadap upaya pelestarian lingkungan dan penguatan ketahanan ekonomi lokal. Abstract: This community service initiative aims to address environmental pollution resulting from the production of Ecoprint batik, with a particular focus on the organic dyes used in the process. The primary goal of the program is to promote the use of liquid organic fertilizer derived from recycled batik waste as a sustainable solution for managing hazardous materials generated by the batik industry. The approach employed in this program is the Asset-Based Community Development (ABCD) model, which seeks to empower the local artisan community at Dimdim Art, Kediri, by leveraging existing community assets and capacities. A total of 25 artisan participants were actively involved in the program. Through a series of participatory training sessions and practical workshops, the community successfully converted organic dye waste into valuable liquid organic fertilizer. This not only contributed to local agricultural practices but also reinforced environmental sustainability within the community. The evaluation results indicated that 96% of participants reported substantial benefits from the training. There was a marked increase in both awareness and the technical capacity of community members to manage waste responsibly, which has contributed significantly to environmental conservation efforts and the enhancement of local economic resilience.