Shofariatu Laeli, Dian
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI MEDIA SHOP SMART BERBASIS PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM DALAM PENGUASAAN KOSAKATA SEDERHANA PADA SISWA KELAS 1 SD NEGERI 2 PULAU GERONGGANG Shofariatu Laeli, Dian; Bernadus Wahyudi Joko Susanto; Haryadi, Haryadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37044

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi media Shop Smart berbasis pendekatan pembelajaran mendalam dalam meningkatkan penguasaan kosakata sederhana pada siswa kelas I SD Negeri 2 Pulau Geronggang. Latar belakang penelitian berangkat dari rendahnya kemampuan siswa dalam mengenal kosakata benda sehari-hari akibat pembelajaran konvensional yang masih berpusat pada guru. Media Shop Smart yang memadukan kartu gambar, kartu kata, audio, serta simulasi kegiatan jual-beli diterapkan untuk memberikan pengalaman belajar yang konkret, interaktif, dan bermakna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Shop Smart mampu meningkatkan keaktifan, motivasi, serta pemahaman kosakata siswa. Siswa terlibat aktif melalui permainan peran sebagai penjual dan pembeli sehingga mampu menggunakan kosakata dalam konteks nyata. Data evaluasi menunjukkan peningkatan penguasaan kosakata dari 3–5 kata sebelum tindakan menjadi 8–12 kata setelah beberapa kali pertemuan. Temuan ini memperlihatkan bahwa media Shop Smart yang dipadukan dengan pendekatan pembelajaran mendalam efektif dalam memperkuat penguasaan kosakata sederhana serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa kelas rendah. Dengan demikian, media ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, khususnya dalam pengembangan kosakata dasar. ABSTRACT This study aims to describe the implementation of the Shop Smart media based on a deep learning approach in improving the mastery of basic vocabulary among first-grade students at SD Negeri 2 Pulau Geronggang. The research was motivated by the low ability of students to recognize everyday object vocabulary due to conventional, teacher-centered learning. The Shop Smart media, which integrates picture cards, word cards, audio, and a simulated buying–selling activity, was applied to provide a concrete, interactive, and meaningful learning experience. This study employed a descriptive qualitative approach with data collected through observation, interviews, and documentation. The results indicate that the use of Shoop Smart media successfully enhanced students’ activeness, motivation, and vocabulary comprehension. Students participated actively through role-play activities as sellers and buyers, enabling them to use vocabulary in real-life contexts. Evaluation data show an increase in vocabulary mastery from 3–5 words before the intervention to 8–12 words after several sessions. These findings demonstrate that Shoop Smart media combined with a deep learning approach is effective in strengthening basic vocabulary acquisition and creating an enjoyable, meaningful learning atmosphere for lower-grade students. Therefore, this media can serve as an alternative instructional tool for Indonesian language learning in elementary schools, particularly in developing fundamental vocabulary skills.
PERAN BAHAN AJAR IPAS BERBASIS BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR Shofariatu Laeli, Dian; Ardhi Prabowo; Sri Sumartiningsih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44378

Abstract

This study aims to analyze the role of Natural and Social Sciences (IPAS) teaching materials based on culture and local wisdom in South Sumatra in improving elementary school students' literacy. The study used a qualitative approach with a literature study method on various existing scientific publications. Data were obtained from accredited journals, proceedings, and relevant scientific articles, then analyzed using content analysis techniques. The results of the study indicate that local wisdom-based teaching materials can increase students' interest in reading, comprehension of reading content, and critical thinking skills. In addition, contextual teaching materials also increase student engagement and help connect learning materials to real life. In the context of South Sumatra, the utilization of local cultural potential such as traditions, river environments, and community social systems has proven relevant as a learning resource. However, the use of local wisdom in teaching materials is still not optimal in some schools. Therefore, the development of culture- and local wisdom-based teaching materials needs to be continuously improved as an effective and contextual learning strategy to improve elementary school students' literacy. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran bahan ajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) berbasis budaya dan kearifan lokal Sumatera Selatan dalam meningkatkan literasi siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap berbagai publikasi ilmiah yang ada. Data diperoleh dari jurnal terakreditasi, prosiding, dan artikel ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis kearifan lokal mampu meningkatkan minat baca, pemahaman isi bacaan, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Selain itu, bahan ajar yang kontekstual juga meningkatkan keterlibatan siswa dan membantu mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata. Dalam konteks Sumatera Selatan, pemanfaatan potensi budaya lokal seperti tradisi, lingkungan sungai, dan sistem sosial masyarakat terbukti relevan sebagai sumber belajar. Meskipun demikian, pemanfaatan kearifan lokal dalam bahan ajar masih belum optimal di sebagian sekolah. Oleh karena itu, pengembangan bahan ajar berbasis budaya dan kearifan lokal perlu terus ditingkatkan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dan kontekstual untuk meningkatkan literasi siswa sekolah dasar.