Gustina Kumala Dewi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kemampuan Berbahasa Indonesia Terhadap Profesionalisme Komunikasi Mahasiswa Manajemen Nina Hartati; Gustina Kumala Dewi; Perawati
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Indonesia memiliki peran strategis sebagai bahasa resmi dalam dunia pendidikan dan profesional, di mana penguasaannya mencerminkan kemampuan berpikir terstruktur dan kualitas intelektual mahasiswa. Mahasiswa Manajemen, sebagai calon praktisi bisnis, dituntut memiliki profesionalisme komunikasi yang unggul untuk mendukung efektivitas kerja tim dan pengambilan keputusan. Namun, pada realitasnya masih ditemukan kesenjangan di mana banyak mahasiswa kurang optimal dalam menggunakan bahasa formal dan sering terbawa penggunaan bahasa informal dalam situasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana kemampuan berbahasa Indonesia memengaruhi profesionalisme komunikasi mahasiswa Manajemen. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (literature review) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Sumber data berasal dari berbagai literatur ilmiah seperti buku teks, artikel jurnal nasional, dan publikasi akademik lainnya yang relevan dengan topik kemampuan berbahasa dan profesionalisme komunikasi. Data dianalisis secara mendalam menggunakan teknik analisis deskriptif dan komparatif untuk menemukan pola serta menyintesis kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa Indonesia memiliki pengaruh yang signifikan terhadap profesionalisme komunikasi mahasiswa Manajemen. Keterampilan berbicara dan menulis diidentifikasi sebagai aspek yang paling dominan dalam menunjang profesionalisme komunikasi dibandingkan keterampilan menyimak dan membaca. Profesionalisme komunikasi mahasiswa tercermin melalui penggunaan bahasa yang sopan, etis, terstruktur, dan sesuai dengan konteks akademik. Penguatan kemampuan berbahasa terbukti meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dalam berinteraksi serta meminimalkan konflik komunikasi di lingkungan perguruan tinggi.