Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Komunitas dalam Pembelajaran Bahasa Arab: Perspektif Sosiolinguistik Syifa’a Ulmuwahhidah; Muhammad Aqil Dafasyah; Siti Shalihah
SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 01 (2026): SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran krusial komunitas dalam pembelajaran bahasa Arab melalui lensa sosiolinguistik. Menggunakan tinjauan literatur sistematis terhadap publikasi terindeks Scopus tahun 2010-2025, studi ini menerapkan analisis konten tematik untuk menyintesis berbagai variabel sosiokultural. Temuan menunjukkan bahwa komunitas adalah agen aktif, di mana Bi'ah Lughawiyah berfungsi sebagai perancah kolektif, meskipun implementasinya sering menghadapi inkonsistensi struktural. Selain itu, penelitian mengidentifikasi bahwa diglosia menciptakan hambatan fungsional, sementara investasi bahasa terkait erat dengan konstruksi identitas religius dan profesional dalam "komunitas imajiner". Integrasi teknologi memperluas batas-batas ini lebih jauh, memfasilitasi komunitas praktik digital yang mampu menurunkan kecemasan pembelajar. Akhirnya, studi ini berargumen bahwa rekayasa komunitas yang efektif sangat penting untuk menjembatani kesenjangan antara kompetensi gramatikal dan performansi sosial. Oleh karena itu, praktisi harus beralih menuju pedagogi berbasis komunitas yang responsif terhadap realitas sosiolinguistik yang kompleks.
Dari Madinah ke Dunia: Spirit Multikulturalisme dalam Ajaran Islam Muzhaffar, Muhammad 'Alawi; Syifa’a Ulmuwahhidah; Ade Fakih Kurniawan; Iffan Ahmad Gufron
IMANU: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam Vol 2 No 01 (2026): Imanu: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam
Publisher : Imanu: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas spirit multikulturalisme dalam ajaran Islam melalui kajian landasan normatif Al-Qur’an dan praktik historis Nabi Muhammad SAW, khususnya melalui Piagam Madinah. Keberagaman etnis, budaya, bahasa, dan agama dipahami sebagai realitas sosial yang melekat dalam kehidupan manusia, dan Islam hadir sebagai kerangka etis untuk mengelola pluralitas secara adil dan damai. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep multikulturalisme dalam Islam melalui penafsiran QS. Al-Hujurat ayat 13 dan QS. Ar-Rum ayat 22, serta menelaah Piagam Madinah sebagai model konkret pengelolaan masyarakat majemuk. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, dengan menganalisis sumber primer berupa Al-Qur’an dan tafsir klasik serta kontemporer, didukung literatur sekunder yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam secara teologis mengakui keberagaman sebagai sunnatullah dan menekankan prinsip ta‘āruf, kesetaraan, dan ketakwaan sebagai dasar relasi sosial. Piagam Madinah mencerminkan implementasi nilai-nilai tersebut dalam tata kelola masyarakat plural yang menjunjung keadilan, kebebasan beragama, dan tanggung jawab kolektif. Temuan ini menegaskan bahwa multikulturalisme merupakan bagian integral dari visi peradaban Islam dan memiliki relevansi penting dalam menghadapi tantangan global seperti intoleransi dan konflik identitas.