Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan kajian teoritis tafsir di Mesir serta menganalisis pengaruhnya terhadap pembaharuan pendidikan Islam kontemporer. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kajian pustaka (library research) yang bersifat deskriptif-kualitatif dengan sumber utama adalah beberapa referensi yang berhubungan dengan perkembangan kajian teori-teori tafsir, sedangkan sumber tambahannya (sekunder) adalah beberapa referensi berupa berupa jurnal, buku, dan media online sebagai data pendukung yang berkorelasi dengan fokus penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan kajian tafsir di Mesir mengalami transformasi signifikan dari pendekatan tekstual-klasik menuju pendekatan modern yang rasional, kontekstual, dan multidisipliner yang berimplikasi terhadap pembaharuan pendidikan Islam kontemporer. Secara periodik jika dikelompokkan perkembangan tafsir dari masa awal Islam hingga era modern khususnya di Mesir dapat dibagi menjadi tiga periodesasi; penyusunan, klasifikasi, dan pembaharuan. Dari ketiga proses tahapan ini, muncul beragam tafsir dan mengalami perkembangan seiring perkembangan zaman; pada fase awal kajian tafsir masih berorientasi pada aspek riwâyah kemudian pada fase berikutnya yaitu tahap pengembangan penafsiran sudah mulai mengelaborasi aspek riwâyah dengan dirâyah yang menjadikan kajian bahasa sebagai fokus utama dan pada fase ketiga adalah pembaharuan studi tafsir melalui metode yang lebih objektif dan menjadi rujukan dari setiap masalah-masalah sosial yang melanda umat Islam.