Handayani, Ery
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Supervisi Kepala Sekolah dalam Menumbuhkan Budaya Kolegial dan Iklim Organisasi yang Positif Handayani, Ery; Nurhayati, Siti Naviah; Agustiningrum, Dwiana; Soedjono
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.9243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi supervisi kepala sekolah dalam menumbuhkan budaya kolegial dan menciptakan iklim organisasi yang positif di SMP Muhammadiyah 5 Randublatung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan penelusuran dokumen, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi kepala sekolah dilaksanakan secara dialogis, partisipatif, dan berkelanjutan dengan menekankan fungsi pembinaan profesional. Implementasi supervisi tersebut berkontribusi pada terbentuknya budaya kolegial yang ditandai dengan meningkatnya kolaborasi antarguru, keterbukaan dalam berbagi praktik pembelajaran, serta refleksi profesional secara bersama. Selain itu, supervisi kepala sekolah juga berperan dalam menciptakan iklim organisasi yang positif melalui komunikasi terbuka, hubungan kerja yang harmonis, dan meningkatnya rasa aman psikologis guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa supervisi kepala sekolah merupakan strategi kepemimpinan yang efektif dalam membangun budaya kolegial dan iklim organisasi sekolah yang kondusif, yang pada akhirnya mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
The Implementation of Child-Friendly School Management in the Learning Process Handayani, Ery; Kusumaningsih, Widya; Sulianto, Joko
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 8 No. 1 (2026): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v8i1.9014

Abstract

This study aims to examine the implementation of Child-Friendly School (CFS) management in the learning process at SMP Negeri 39 Semarang. The research focuses on how planning, organizing, implementation, and supervision are carried out to ensure the fulfillment of children’s rights within classroom practices. A qualitative case study approach was employed to obtain an in-depth understanding of managerial and instructional processes. Data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and document analysis involving the principal, vice principals, teachers, students, and parents. Data validity was ensured through source and technique triangulation, while data analysis followed the stages of reduction, display, and conclusion drawing. The findings indicate that the implementation of Child-Friendly School management in the learning process has been carried out effectively. In the planning stage, teachers are directed to design student-centered lesson plans that integrate child-friendly principles. The organizing stage shows a clear distribution of roles and responsibilities among school members, including the involvement of parents and the school committee. During implementation, teachers apply active learning strategies, positive communication, and non-violent discipline, creating a safe, inclusive, and enjoyable learning environment. In the supervision stage, regular monitoring and evaluation are conducted to ensure consistent application of child-friendly principles, although continuous monitoring and teacher capacity strengthening remain necessary. Overall, the study concludes that effective management of Child-Friendly Schools contributes positively to the creation of a humane, participatory, and rights-based learning process, supporting students’ academic and socio-emotional development.