Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Profile of High School Students’ Sustainability Awareness in Chemistry Learning Sari, Diah Kartika; Fethya, Revnika; Sofia, Sofia; Ad’hiya, Eka; Haryani, Maefa Eka; Sanjaya, Sanjaya
IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education Vol 8, No 1 (2026): January 2026
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijisedu.v8i1.9707

Abstract

This study aims to characterize students’ sustainability awareness in the context of chemistry learning at SMA Negeri 1 Indralaya Utara and to provide a basis for developing worksheets aligned with the Sustainable Development Goals (SDGs). A quantitative descriptive design was employed with a sample of 34 grade XII students selected through simple random sampling. The research instrument was a 36-item sustainability awareness questionnaire adapted from Kelfina et al. (2025), encompassing three dimensions: behavioral and attitudinal awareness, emotional awareness, and awareness of sustainability practices. Data were analyzed using mean scores and percentage distributions. The results show that students’ sustainability awareness was generally high, with an overall mean score of 82.33%. Each dimension also demonstrated high levels of awareness: 82.67% for behavioral and attitudinal awareness, 82.67% for emotional awareness, and 81.67% for awareness of sustainability practices. These findings suggest that chemistry learning particularly topics such as corrosion, green chemistry, and chemical bonding supports the development of students’ conceptual understanding, emotional engagement, and sustainable practices in daily life. Overall, the study provides an empirical foundation for developing chemistry worksheets integrated with the SDGs to further strengthen students’ sustainability awareness
ANALISIS BAHAN AJAR MATERI KIMIA HIJAU YANG MENDUKUNG SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) Al’Akmal, Nivaldo; Dhini, Nova Rama; Sari, Diah Kartika; Klesya, Intan; Fethya, Revnika
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan peserta didik terhadap bahan ajar Kimia Hijau yang berbasis Project Based Learning (PjBL). Data dikumpulkan melalui angket Google Form, observasi, dan analisis dokumen bahan ajar yang digunakan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik memiliki minat tinggi terhadap pelajaran kimia dan kepedulian yang besar terhadap isu lingkungan, namun sebagian besar belum memiliki bahan ajar yang relevan, interaktif, dan kontekstual. Peserta didik menginginkan bahan ajar yang mengaitkan konsep kimia dengan masalah lingkungan nyata dan penerapan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menegaskan perlunya pengembangan bahan ajar berbasis PjBL untuk meningkatkan keterlibatan, pemahaman, dan kesadaran siswa terhadap isu lingkungan. Hasil penelitian menjadi dasar untuk pengembangan bahan ajar Kimia Hijau yang aplikatif dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
ANALISIS KEBUTUHAN BAHAN AJAR MATERI IKATAN KIMIA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING BERORIENTASI SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) Dhini, Nova Rama; Al’ Akmal, Nivaldo; Sari, Diah Kartika; Klesya, Intan; Fethya, Revnika
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan bahan ajar pada materi ikatan kimia berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Sustainable Development Goals (SDGs). Analisis dilakukan terhadap materi yang ada dalam buku bahan ajar ikatan kimia guna mengetahui kesesuaian dan kelengkapan materi sesuai kebutuhan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya kebutuhan untuk mengembangkan bahan ajar yang relevan, interaktif, dan kontekstual agar pembelajaran ikatan kimia menjadi lebih efektif dan dapat mendukung pemahaman siswa dalam konteks SDGs. Oleh sebab itu, pengembangan bahan ajar berbasis PBL sangat diperlukan sebagai media pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kesadaran lingkungan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 92% peserta didik menyatakan perlunya bahan ajar tambahan yang lebih interaktif, mudah dipahami, dan kontekstual. Selain itu, 96% peserta didik menunjukkan kepedulian terhadap isu lingkungan, serta 92% setuju dengan pengembangan LKPD berbasis PBL yang mengangkat permasalahan lingkungan. Dapat disimpulkan dari data analisis kebutuhan peserta didik, dimana hasil menunjukan bahwa perlunya bahan ajar tambahan pada materi ikatan kimia.