Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN INKLUSIF SEBAGAI LANDASAN MEMBANGUN KARAKTER ANAK SEKOLAH DASAR DI SDI BOBOU Kristina Milo; Yuliani Susanti Moi; Natalia Boro Kaka; Yosefina Uge Lawe
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Januari)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i1.6477

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan pendekatan pembelajaran yang mengakomodasi seluruh siswa tanpa pengecualian sebagai upaya membangun karakter anak sekolah dasar sejak dini dengan landasan kesetaraan hak belajar, penghargaan terhadap keberagaman, serta pemerataan akses akademik dan social bagi siswa ABK dan siswa reguler. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan inklusif di SDI Bobou sekaligus menganalisis peran guru, interaksi sosial antar siswa, dukungan orang tua, serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan observasi langsung dan wawancara kepada guru di SDI Bobou. Teknik pengumpulan data meliputi observasi interaksi pembelajaran di dalam dan luar kelas, serta wawancara mendalam berkaitan dengan fasilitas, strategi pembelajaran, dan aktivitas sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan inklusif di SDI Bobou berjalan cukup baik, ditandai dengan sikap guru yang adil, penggunaan strategi belajar fleksibel, penyederhanaan materi, pembiasaan nilai karakter, serta interaksi antar siswa yang harmonis tanpa diskriminasi, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan fasilitas dan kebutuhan pelatihan guru. Kesimpulan kajian ini menegaskan bahwa pendidikan inklusif di sekolah dasar menjadi landasan strategis dalam membangun karakter siswa yang toleran, berempati, adaptif, bertanggung jawab, dan siap hidup dalam masyarakat yang beragam, sehingga tidak hanya memperluas akses pendidikan bagi siswa ABK, tetapi juga memperkuat pendidikan karakter seluruh siswa di SDI Bobou.
PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MENJADI PUPUK ORGANIK SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN Yuliani Susanti Moi; Wilibaldus Bhoke; Kristina Milo
Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jckkn.v4i2.6604

Abstract

Pengelolaan sampah organik rumah tangga masih menjadi masalah lingkungan karena rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan memanfaatkannya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengolah sampah organik menjadi kompos padat dan pupuk organik cair sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan. Kegiatan dilakukan melalui observasi, sosialisasi, pelatihan, praktik pembuatan pupuk, evaluasi, dan monitoring bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sampah berupa sisa makanan, kulit buah, sisa sayuran, dan limbah dapur dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pupuk. Kompos yang dihasilkan bertekstur remah, berwarna cokelat kehitaman, dan tidak berbau busuk, sedangkan POC memiliki aroma asam khas fermentasi. Masyarakat juga menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan. Disimpulkan bahwa pengolahan sampah organik mampu mengurangi limbah rumah tangga sekaligus menghasilkan pupuk bermanfaat bagi pertanian masyarakat. Penerapannya dapat dilakukan secara mandiri, sederhana, murah, dan berkelanjutan oleh warga di lingkungan sekitar mereka sendiri.