Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENTINGNYA KEMITRAAN GURU DAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI AKADEMIK DAN NON AKADEMIK PADA SISWA SD CITRA BAKTI Maria Kristina Ytu; Maria Yasintha Due; Maria Gaudensia Nai; Maria Ermelinda Kila; Anselmus Fegi Saputra; Simpronius Atnasius Goa; Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i1.6494

Abstract

Kemitraan antara guru dan orang tua merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan belajar siswa sekolah dasar, baik pada aspek akademik maupun non-akademik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya kemitraan guru dan orang tua dalam meningkatkan prestasi akademik dan non-akademik siswa, mengidentifikasi bentuk-bentuk kemitraan yang diterapkan, serta menganalisis tantangan dan solusi dalam mewujudkan kolaborasi yang efektif demi perkembangan siswa secara optimal dan holistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada guru dan orang tua siswa di SD Citra Bakti. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan belajar siswa sangat dipengaruhi oleh kerja sama antara guru dan orang tua. Bentuk kemitraan yang terjalin meliputi komunikasi rutin melalui media WhatsApp, keterlibatan orang tua dalam pendampingan belajar di rumah, partisipasi dalam kegiatan sekolah, serta dukungan terhadap kegiatan ekstrakurikuler siswa. Kemitraan tersebut berkontribusi terhadap peningkatan prestasi akademik dan non-akademik, seperti pembentukan karakter, kedisiplinan, dan keterampilan sosial. Namun, pelaksanaan kemitraan masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain perbedaan latar belakang siswa, keterbatasan fasilitas sekolah, rendahnya motivasi belajar sebagian siswa, serta keterbatasan waktu dan pemahaman orang tua terhadap metode pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan komunikasi yang berkelanjutan dan kolaborasi yang lebih intensif antara guru dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang konsisten, positif, dan saling mendukung.
PENERAPAN BUDAYA NUMERASI 10 MENIT BERSAMA DI SEKOLAH DASAR Maria Listia Jawa; Anggela Fridoliani Meo; Maria Kristina Ngadhi; Maria Kristina Ytu; Yosefina Uge Lawe
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas praktik budaya numerasi “10 Menit Bersama” yang diterapkan di SDK Gurusina, sebuah sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini dilakukan setiap pagi sebelum pembelajaran dimulai, berupa pelafalan perkalian secara serempak selama 10 menit oleh seluruh siswa dari kelas I hingga VI, dengan metode yang disesuaikan menurut jenjang kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan kegiatan tersebut serta menelaah dampaknya terhadap peningkatan kemampuan numerasi dasar siswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara, didukung dengan telaah literatur dari berbagai penelitian lima tahun terakhir. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan ini berdampak positif terhadap daya ingat siswa, kepercayaan diri, serta motivasi belajar matematika. Selain itu, pelibatan aktif guru dalam mendampingi siswa turut menciptakan interaksi sosial yang positif dan membentuk budaya belajar yang disiplin. Praktik ini relevan dengan prinsip Kurikulum Merdeka dan dapat direkomendasikan sebagai strategi numerasi yang kontekstual dan berkelanjutan di sekolah dasar.