Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Plastik melalui Program Ekobrik di Desa Naru Maria Yuliana Kua; Simon Dappa Ngara; Paulina Mbena; Karolina Laurentia Bule Tawa; Lidia Keda; Maria Onita Nona; Vernisia Angela Pase; Maria Delsiana Sulu Dhera; Kristina Arinda Wiki; Jumita Ratnasari Umbu Tego; Apolinaris Alexander Nua; Dorkas Wello; Dionisia Wea; Mario Ama Moza
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23361

Abstract

Permasalahan sampah plastik menjadi tantangan lingkungan di Desa Naru seiring meningkatnya penggunaan plastik sekali pakai dalam aktivitas rumah tangga dan keterbatasan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Kondisi ini berdampak pada kebersihan lingkungan, kesehatan masyarakat, serta kualitas lingkungan permukiman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik melalui penerapan program ekobrik sebagai solusi alternatif yang sederhana, aplikatif, dan berkelanjutan. Mitra kegiatan meliputi masyarakat Desa Naru dan pemerintah desa setempat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang diawali dengan sosialisasi pengelolaan sampah plastik, pelatihan pembuatan ekobrik, serta pendampingan praktik secara langsung dalam pemilahan dan pemanfaatan sampah plastik rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai dampak sampah plastik terhadap lingkungan, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pembuatan ekobrik, serta berkurangnya jumlah sampah plastik yang dibuang ke lingkungan sekitar. Selain itu, ekobrik yang dihasilkan dimanfaatkan sebagai media pendukung penataan lingkungan dan sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa program ekobrik berbasis pemberdayaan masyarakat tidak hanya berkontribusi pada pengurangan sampah plastik, tetapi juga mampu menumbuhkan kepedulian dan tanggung jawab masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan secara mandiri. Dengan demikian, program ekobrik berpotensi menjadi strategi pengelolaan sampah plastik yang efektif dan berkelanjutan di tingkat desa.
MENGOPTIMALKAN PERAN PERPUSTAKAAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM MENINGKATKAN ASPEK LITERASI MEMBACA SISWA SDK NARU Kresensia Nio; Hildegardis Longa; Jumita Ratnasari Umbu Tego; Pelipus Wungo Kaka
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Februari)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i2.6592

Abstract

Perpustakaan sekolah memiliki peran strategis sebagai pusat sumber belajar dalam mendukung peningkatan literasi membaca siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengoptimalkan peran perpustakaan sebagai sumber belajar dalam meningkatkan aspek literasi membaca siswa di SDK Naru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Subjek penelitian meliputi siswa, guru, kepala sekolah, dan pengelola perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan SDK Naru belum berfungsi secara optimal akibat keterbatasan sarana prasarana, belum tersedianya ruang khusus perpustakaan, koleksi bahan bacaan yang terbatas dan kurang mutakhir, serta pengelolaan perpustakaan yang belum profesional. Selain itu, pemanfaatan perpustakaan belum terintegrasi secara sistematis dalam kegiatan pembelajaran sehingga minat baca siswa masih rendah. Pembahasan menunjukkan bahwa optimalisasi peran perpustakaan dapat dilakukan melalui pembenahan fasilitas, pengadaan koleksi bacaan yang relevan dan variatif, peningkatan kompetensi pengelola perpustakaan, penyusunan tata tertib, serta integrasi program literasi dengan kegiatan pembelajaran. Dengan dukungan seluruh warga sekolah, perpustakaan berpotensi menjadi pusat literasi yang efektif dalam meningkatkan minat baca, kemampuan membaca, dan kemandirian belajar siswa.