Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Program Parenting untuk Meningkatkan Interaksi Sosial Emosional Orang Tua dan Anak di Desa Naru Maria Delsiana Sulu Dhera; Konstantinus Dua Dhiu; Andi Nafsia; Elisabeth Tantiana Ngurah
EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies Vol. 6 No. 1 (2026): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/edu.v6i1.12115

Abstract

 This research is motivated by the importance of parents' role in supporting the social and emotional development of early childhood through the implementation of parenting programs. Lack of parental knowledge and skills in parenting results in suboptimal social and emotional development of children, such as the ability to interact, manage emotions, cooperate, and build independence. This study aims to describe the implementation of parenting programs in improving the social and emotional abilities of parents and children in Naru Village. The study used a descriptive qualitative approach with a case study model. Data were collected through interviews, observations, and documentation with parents, early childhood education teachers, and parenting program facilitators. Data analysis used the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that parenting programs help improve parents' understanding of positive parenting patterns, good communication with children, and the ability to accompany children in managing emotions and social interactions. This research contributes to early childhood education institutions and the community in developing effective parenting programs to support the social and emotional development of early childhood.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Plastik melalui Program Ekobrik di Desa Naru Maria Yuliana Kua; Simon Dappa Ngara; Paulina Mbena; Karolina Laurentia Bule Tawa; Lidia Keda; Maria Onita Nona; Vernisia Angela Pase; Maria Delsiana Sulu Dhera; Kristina Arinda Wiki; Jumita Ratnasari Umbu Tego; Apolinaris Alexander Nua; Dorkas Wello; Dionisia Wea; Mario Ama Moza
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23361

Abstract

Permasalahan sampah plastik menjadi tantangan lingkungan di Desa Naru seiring meningkatnya penggunaan plastik sekali pakai dalam aktivitas rumah tangga dan keterbatasan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Kondisi ini berdampak pada kebersihan lingkungan, kesehatan masyarakat, serta kualitas lingkungan permukiman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik melalui penerapan program ekobrik sebagai solusi alternatif yang sederhana, aplikatif, dan berkelanjutan. Mitra kegiatan meliputi masyarakat Desa Naru dan pemerintah desa setempat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang diawali dengan sosialisasi pengelolaan sampah plastik, pelatihan pembuatan ekobrik, serta pendampingan praktik secara langsung dalam pemilahan dan pemanfaatan sampah plastik rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai dampak sampah plastik terhadap lingkungan, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pembuatan ekobrik, serta berkurangnya jumlah sampah plastik yang dibuang ke lingkungan sekitar. Selain itu, ekobrik yang dihasilkan dimanfaatkan sebagai media pendukung penataan lingkungan dan sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa program ekobrik berbasis pemberdayaan masyarakat tidak hanya berkontribusi pada pengurangan sampah plastik, tetapi juga mampu menumbuhkan kepedulian dan tanggung jawab masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan secara mandiri. Dengan demikian, program ekobrik berpotensi menjadi strategi pengelolaan sampah plastik yang efektif dan berkelanjutan di tingkat desa.