Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Daily Behavior of Long-Tailed Macaques (Macaca fascicularis) In the Elephant Training Center Area Taman Nasional Way Kambas Maretta, Gres; Alayda Anggraini, Putri; Darmawan, Andy; Nurhayu, Winati; Handoko, Mahfud; Siswitasari Mulyana, Jeane
Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 16 No 2 (2025): Biosfer: Jurnal Tadris Biologi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/biosfer.v16i2.29178

Abstract

Macaca fascicularis is a diurnal primate that lives in social groups. In Taman Nasional Way Kambas, particularly in the Elephant Training Center area, long-tailed macaques are frequently observed interacting with tourists, and such interactions through ecotourism activities are suspected to influence their natural behavior. Therefore, research on their daily behavioral patterns is essential as part of conservation efforts. Observations were conducted using the scan sampling method over a 30-day period during morning (06:00–10:00 WIB) and afternoon (16:00–18:00 WIB) hours at 5-minute intervals. The results indicate that feeding was the predominant daily behavior (42%), whereas mating was the least frequently observed (2%). Overall, Macaca fascicularis in the Elephant Training Center area of Taman Nasional Way Kambas still maintain their natural behaviors but have begun to show adaptations to human presence that may potentially alter their long-term activity patterns. Perilaku Harian Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) Di Kawasan Pusat Latihan Gajah Taman Nasional Way Kambas ABSTRAK: Macaca fascicularis merupakan primata diurnal yang hidup dalam kelompok sosial. Di Taman Nasional Way Kambas, khususnya di kawasan Elephant Training Center, monyet ekor panjang sering diamati berinteraksi dengan wisatawan, dan interaksi tersebut melalui aktivitas ekowisata diduga dapat memengaruhi perilaku alaminya. Oleh karena itu, penelitian mengenai pola perilaku harian monyet ekor panjang menjadi penting sebagai bagian dari upaya konservasi. Pengamatan dilakukan menggunakan metode scan sampling selama 30 hari pada waktu pagi (06.00–10.00 WIB) dan sore hari (16.00–18.00 WIB) dengan interval pengamatan setiap 5 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku makan merupakan aktivitas harian yang paling dominan (42%), sedangkan perilaku kawin merupakan yang paling jarang diamati (2%). Secara keseluruhan, Macaca fascicularis di kawasan Elephant Training Center Taman Nasional Way Kambas masih mempertahankan perilaku alaminya, namun mulai menunjukkan adaptasi terhadap keberadaan manusia yang berpotensi memengaruhi pola aktivitas jangka panjangnya.