Peni Cahyati
Politeknik Kesehatan Tasikmalaya, Tasikmalaya, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Model of Employee Experience And Productivity Elvie Maria; Peni Cahyati; April Gunawan; Brilliant Handyman Manalu; Andriasan Sudarso
Dinasti International Journal of Education Management And Social Science Vol. 6 No. 5 (2025): Dinasti International Journal of Education Management and Social Science (June
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v6i5.4628

Abstract

This study aims to examine the effect of employee experience on employee productivity in service sector companies located in West Java Province, Indonesia. Employee experience is assessed through four main dimensions: work technology, organizational culture, leadership, and employee well-being. The study adopts a quantitative explanatory research approach. Data were collected using a structured questionnaire distributed to 100 permanent employees across various service-based companies. Multiple linear regression analysis was employed using SPSS software. The results show that all dimensions of employee experience have a positive and significant effect on employee productivity, with leadership emerging as the most dominant factor. The regression model demonstrates an R square value of 0.507, indicating that 50.7% of the variability in employee productivity can be explained by the four dimensions of employee experience. These findings highlight the importance of strategically managing employee experience as an effective managerial approach to enhancing both individual and organizational performance.
Memodelkan Dinamika Transformasi Digital Sumber Daya Manusia: Pendekatan Berpikir Sistematis terhadap Ketangkasan dan Kinerja Organisasi Elvie Maria; Hendri Sembiring; Peni Cahyati; Andriasan Sudarso; Brilliant Handyman Manalu
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i2.7529

Abstract

Percepatan digitalisasi manajemen sumber daya manusia (SDM) telah mengubah cara organisasi menarik, mengembangkan, dan mempertahankan talenta di era Industri 4.0. Namun, sebagian besar studi yang ada mengonseptualisasikan transformasi SDM digital sebagai perkembangan linier, mengabaikan interaksi umpan balik dinamis antara teknologi, manusia, dan kinerja organisasi. Studi ini menggunakan pendekatan pemodelan dinamika sistem untuk menangkap hubungan kausal yang kompleks antara kemampuan SDM digital, ketangkasan belajar, ketangkasan organisasi, kinerja, dan stres. Dengan mengadopsi perspektif pemikiran sistem, penelitian ini mengonseptualisasikan transformasi digital SDM sebagai sistem yang mengatur diri sendiri yang dibentuk oleh lingkaran umpan balik yang memperkuat dan menyeimbangkan, yang menentukan keberlanjutan jangka panjang. Model ini dikembangkan melalui tinjauan literatur sistematis dan divalidasi melalui konsultasi ahli dengan manajer digitalisasi SDM dan spesialis dinamika sistem. Menggunakan Vensim DSS 9.3, simulasi dilakukan selama 60 bulan untuk mengamati perilaku dasar dan skenario kebijakan. Hasilnya menunjukkan bahwa lingkaran penguatan yang menghubungkan kemampuan SDM digital, ketangkasan belajar, dan kinerja menghasilkan peningkatan berkelanjutan dan ketahanan organisasi. Namun, lingkaran keseimbangan, yang diwakili oleh stres dan kelelahan adaptasi, membatasi pertumbuhan ketika perubahan digital melebihi kapasitas adaptasi karyawan. Skenario kebijakan komparatif menunjukkan bahwa peningkatan intensitas pelatihan mempercepat pengembangan kemampuan tetapi meningkatkan stres, sementara peningkatan program mitigasi stres menstabilkan pembelajaran dan mempertahankan peningkatan kinerja dari waktu ke waktu. Temuan ini menyoroti bahwa transformasi digital SDM yang berkelanjutan membutuhkan keseimbangan antara kemajuan teknologi dan kemampuan adaptasi manusia. Penekanan berlebihan pada kecepatan dan otomatisasi dapat menghasilkan resistensi sistemik, sedangkan intervensi seimbang yang menggabungkan investasi digital, pembelajaran berkelanjutan, dan dukungan psikologis mendorong organisasi yang tangguh dan lincah. Secara teoritis, studi ini memperluas manajemen SDM strategis dengan mengintegrasikan dinamika sistem untuk menjelaskan perilaku transformasi nonlinier dan adaptasi berbasis umpan balik. Secara praktis, studi ini mengidentifikasi titik pengungkit utama seperti peningkatan kelincahan belajar dan manajemen stres yang memungkinkan organisasi untuk merancang strategi digital SDM yang dinamis dan berkelanjutan yang selaras dengan daya saing jangka panjang.
Work–Life Balance and Its Impact on Job Satisfaction and Employee Performance in Higher Education Institutions Lenny Menara Sari Saragih; Fakhrul Rozi Yamali; Boyke Setiawan Soeratin; Peni Cahyati; Lenggogeni Lenggogeni
Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Vol. 7 No. 6 (2026): Dinasti International Journal of Education Management and Social Science (Augus
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v7i6.6291

Abstract

Work–life balance has become an important concern in higher education institutions due to increasing job demands and role complexity experienced by academic and administrative staff. This study investigates the effect of work–life balance on job satisfaction and employee performance in higher education institutions. A quantitative research design was employed using a survey method. Data were collected from employees working in higher education institutions through structured questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM). The results demonstrate that work–life balance has a positive and significant effect on job satisfaction. In addition, job satisfaction significantly influences employee performance. The analysis also reveals that work–life balance directly affects employee performance and indirectly influences performance through job satisfaction as a mediating variable. These findings indicate that job satisfaction strengthens the relationship between work–life balance and employee performance. This study provides empirical evidence that supports the role of work–life balance as a strategic human resource management practice in higher education institutions. The findings suggest that organizational policies promoting balanced work arrangements and employee well-being can enhance job satisfaction and improve employee performance. Therefore, higher education managers are encouraged to integrate work–life balance initiatives into their human resource management strategies to achieve sustainable organizational performance.