Putu Rapita Dewi
Universitas Udayana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PERILAKU CARING PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANGLI Putu Rapita Dewi; Made Oka Ari Kamayani; I Gusti Ngurah Juniartha; Komang Menik Sri Krisnawati
Community of Publishing in Nursing Vol. 12 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i05.p12

Abstract

Perilaku caring merupakan hal yang diharapkan pasien untuk dapat diberikan oleh perawat dalam proses perawatan. Adanya aduan masyarakat melalui website resmi Rumah Sakit Umum Daerah Bangli mengenai ketidakpuasan pada pelayanan perawat di ruang rawat inap mengindikasikan adanya perilaku yang kurang sesuai dengan harapan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan perilaku caring perawat di RSUD Bangli. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di empat ruangan rawat inap, ICU, dan ICCU selama dua minggu dengan jumlah sampel 75 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis univariat pada kedua variabel menyatakan nilai tengah skor kecerdasan emosional responden adalah 56,00 dan sebagian besar berada pada kategori tinggi yaitu 52 orang (69,3%). Rata-rata skor perilaku caring responden adalah 74,39, sebagian besar berada pada kategori baik sebanyak 72 orang (96,0%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji Spearman Rank diketahui nilai r = 0,536 dan nilai p = 0,000, artinya terdapat hubungan cukup kuat dengan arah positif antara kecerdasan emosional dengan perilaku caring perawat di ruang rawat inap RSUD Bangli. Tingkat kecerdasan emosional dan perilaku caring perawat yang sudah baik perlu dipertahankan dan untuk perawat dengan kategori kurang baik dapat ditingkatkan dengan cara mengadakan pelatihan agar kualitas pelayanan kesehatan juga meningkat.
PENERAPAN PROTOKOL DEEP VEIN THROMBOSIS (DVT) PROPHYLAXIS MELALUI PENGGUNAAN STOCKING KOMPRESI PADA PASIEN PASCA ICU YANG AKAN MELAKUKAN PERJALANAN WISATA Putu Rapita Dewi; Made Oka Ari Kamayani
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i04.p04

Abstract

Deep Vein Thrombosis (DVT) merupakan kondisi pembekuan darah di vena dalam yang berpotensi menyebabkan komplikasi serius seperti emboli paru. Pasien pasca perawatan intensif (ICU) memiliki risiko tinggi mengalami DVT akibat imobilisasi, gangguan sirkulasi, serta kondisi medis yang mendasari. Risiko ini meningkat ketika pasien melakukan perjalanan wisata jarak jauh. Salah satu metode profilaksis DVT yang efektif adalah penggunaan stocking kompresi elastik, yang memberikan tekanan bertingkat pada tungkai bawah guna mendorong aliran darah kembali ke jantung dan mencegah stasis vena. Kajian ini menggunakan pendekatan naratif dengan menelusuri literatur dari berbagai jurnal ilmiah mengenai penggunaan stocking kompresi pada pasien pasca ICU yang akan bepergian. Hasil kajian menunjukkan bahwa stocking kompresi terbukti secara signifikan menurunkan risiko kejadian DVT, baik pada pasien rawat inap maupun pada individu yang melakukan perjalanan panjang. Meskipun demikian, pemakaian stocking harus disesuaikan dengan kondisi pasien agar tetap aman dan efektif.