Putu Ayu Windu Saridewi
Universitas Udayana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG ANEMIA MENGGUNAKAN TIKTOK TERHADAP KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA SISWI DI SMAN 5 DENPASAR Putu Ayu Windu Saridewi; I Gusti Ayu Pramitaresthi; Ika Widi Astuti; Ida Arimurti Sanjiwani
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i02.p06

Abstract

Anemia pada remaja putri menjadi salah satu penyebab komplikasi pada periode perinatal yang berdampak pada kematian ibu. Pemberian tablet tambah darah (TTD) menjadi salah satu program pemerintah untuk mencegah anemia pada remaja putri, namun terdapat banyak hambatan dalam pelaksanaannya. Hal ini dapat menyebabkan rendahnya angka kepatuhan dalam konsumsi tablet tambah darah (TTD) pada remaja putri. Pemberian pendidikan kesehatan tentang anemia merupakan salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan kepatuhan dalam konsumsi tablet tambah darah (TTD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang anemia menggunakan TikTok terhadap kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (TTD) pada siswi di SMAN 5 Denpasar. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian pre-experimental design dengan rancangan one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel secara stratified random sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 64 siswi kelas XI. Pengambilan data menggunakan kuesioner kepatuhan. Analisis data menggunakan uji McNemar. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pemberian pendidikan kesehatan tentang anemia menggunakan TikTok terhadap kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada siswi di SMAN 5 Denpasar (p-value 0,000 < 0,05). Diharapkan remaja putri dapat secara rutin untuk mengkonsumsi TTD dan metode pendidikan kesehatan anemia ini dapat diterapkan di sekolah sehingga mampu menurunkan prevalensi kejadian anemia pada remaja putri.