Diyah Intan Pratiwi
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN E-MODUL HIDROLISIS GARAM BERBASIS ETNOSCIENCE DENGAN MODEL SCIENTIFIC CRITICAL THINKING (ETNO-SCT) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN PESERTA DIDIK Diyah Intan Pratiwi; Iriani Bakti; Syahmani Syahmani
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol. 8 No. 2 (2024): JCAE DESEMBER 2024
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v8i2.3012

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul hidrolisis garam berbasis Etno-SCT yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar pengetahuan peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation and Evaluation). Subjek penelitian adalah 5 orang validator dan peserta didik kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 8 Banjarmasin berjumlah 32 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi, angket keterbacaan, angket respon, lembar observasi, dan instrumen tes. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas e-modul sebesar 94,66% dengan kategori sangat valid ditinjau dari aspek isi, penyajian, bahasa dan media. Kepraktisan e-modul dilihat dari tingkat keterbacaan dalam kategori sangat baik, hasil angket respon peserta didik dan guru pada kategori sangat baik, serta hasil observasi kemampuan guru dalam menggunakan e-modul dan keterlaksanaan pembelajaran berkategori sangat baik. Keefektifan e-modul dilihat berdasarkan nilai N-gain keterampilan proses sains sebesar 0,75 (tinggi) dan hasil belajar pengetahuan sebesar 0,78 (tinggi). E-modul hidrolisis garam berbasis Etno-SCT ini telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar pengetahuan peserta didik dalam pembelajaran kimia.