Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: IMPLEMENTASI METODE 5S PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR Mu’adzah Mu’adzah; Tita Latifah Ahmad; Anna Nita Kusumawati
JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI Vol 1, No 2 (2020): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jatmi.v1i2.1026

Abstract

5S merupakan sebuah metode perbaikan yang berasal dari Jepang dengan lima kata berbahasa Jepang (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu dan Shitsuke). Implementasi 5S bertujuan untuk mengatur lingkungan kerja yang tertib untuk meningkatkan keamanan , efisiensi, serta mengurangi kegiatan yang tidak bernilai tambah melalui pemantauan lingkungan yang terorganisir. Artikel ini memiliki tujuan untuk meninjau studi sebelumnya tentang manfaat Implementasi metode 5S dan efisiensinya dalam perusahaan manufaktur. Model yang dikembangkan dalam metode 5S ini dapat ditiru dalam kasus lain dikarenakan variabel yang digunakan adalah generik dan umum untuk sebagian besar jenis perusahaan manufaktur. Hasil  dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa metode 5S ini merupakan metode yang efektif dan efisien untuk digunakan dalam meningkatkan kinerja perusahaan manufaktur. Sehingga metode 5S akan sangat mendukung tujuan perusahaan untuk mewujudkan continuous improvement dalam kinerja dan produktivitas.
Digitalisasi Manajemen Aset melalui Aplikasi Inventory sebagai Upaya Peningkatan Tata Kelola Organisasi Masyarakat Teofilus Sunarsa; Anis Choirunnisa; Tita Latifah Ahmad; Hagi Sugara Putra; Febri Nabilah
Jurnal Instrumentasi dan Teknologi Informasi (JITI) Vol. 7 No. 1 (2025): November
Publisher : Prodi D3 Teknik Elektronika Politeknik Gajah Tunggal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service aims to implement a digital asset management system based on website and Android for community organizations. This system is designed to overcome manual governance barriers such as data loss and cost inefficiency. The methodology includes field observation, problem identification, and user interface design. The result is an inventory application that enables real-time and systematic asset monitoring. The conclusion shows that the application has successfully improved administrative order and facilitated access to asset information for both management and members.