Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PENGGUNA QRIS BAGI PEDAGANG DAN PEMBELI PADA BISNIS UMKM: (Studi Kasus Defisa Grosir Desa Pondokaso Tonggoh Cidahu) Opik Hidayat; Siti Sarah Restiawati; Moch Dinul Faqih; Deden Septiandi Saputra; Iqbal Ramdhoni
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 2 No 2 (2025): Sharia: Jurnal Kajian Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v2i2.84

Abstract

Perkembangan teknologi finansial mendorong perubahan signifikan dalam sistem pembayaran, khususnya melalui hadirnya QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai metode pembayaran digital yang cepat, aman, dan efisien. Dalam konteks usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penggunaan QRIS menjadi solusi yang praktis bagi pedagang dan pembeli, namun perlu dikaji lebih lanjut kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah, seperti keadilan, kejelasan akad, serta bebas dari unsur riba dan gharar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi QRIS pada transaksi di Defisa Grosir Desa Pondokaso Tonggoh Cidahu serta menilai kesesuaiannya dengan kaidah syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pedagang dan pembeli yang menggunakan QRIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QRIS memberikan manfaat berupa efisiensi transaksi, kemudahan pencatatan, keamanan pembayaran, dan pengurangan risiko kehilangan uang tunai. Namun demikian, ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan jaringan internet dan rendahnya literasi digital syariah. Secara umum, penggunaan QRIS telah memenuhi rukun dan syarat akad jual beli menurut perspektif syariah, sehingga praktik transaksi dinilai sah dan tidak bertentangan dengan prinsip muamalah. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan literasi keuangan syariah bagi pelaku UMKM agar pemanfaatan QRIS semakin optimal, halal, dan memberikan keberkahan.
TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP GADAI RUMAH DI DESA PANCAWATI KECAMATAN CARINGIN KABUPATEN BOGOR Asep Sutarji; Siti Analia; Deden Septiandi Saputra
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 3 No 1 (2026): Sharia: Jurnal Kajian Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v3i1.99

Abstract

Praktik gadai rumah di Desa Pancawati menunjukkan fenomena transaksi yang dilakukan secara informal tanpa pengawasan hukum yang memadai, khususnya terkait penetapan denda akibat pelanggaran batas waktu yang telah disepakati. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaiannya dengan prinsip hukum ekonomi syariah yang menjunjung keadilan, transparansi, dan larangan riba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik gadai tersebut dari perspektif hukum ekonomi syariah, mengkaji pemahaman masyarakat terhadap prinsip syariah, serta merumuskan solusi yang sesuai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris melalui pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pemberlakuan denda atas keterlambatan tidak sesuai dengan prinsip syariah karena mengandung unsur gharar dan berpotensi riba, serta tidak didasarkan pada akad yang sah. Selain itu, rendahnya pemahaman masyarakat dan minimnya peran lembaga keuangan syariah turut memengaruhi praktik tersebut. Kesimpulannya, praktik gadai rumah di Desa Pancawati belum sesuai dengan hukum ekonomi syariah, sehingga diperlukan edukasi dan intervensi kelembagaan untuk mewujudkan transaksi yang adil dan sesuai syariat.