Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Perbandingan metode Skala Thurstone dalam mengukur kompetensi kepribadian guru Rosid Bahar; Farida Agus Setiawati; Asep Sutarji; Opik Hidayat; Nanong Sudarna
Measurement In Educational Research Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.437 KB) | DOI: 10.33292/meter.v1i2.162

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan akurasi hasil penskalaan instrumen kompetensi kepribadian guru pada tipe thrustone menggunakan metode interval tampak setara dan interval sukesif. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan kuantitaif deskriptif. Subjek penelitian yaitu 62 guru di Kabupaten Tasikmalaya dengan karakteristik tingkat mengajar yang berbeda. Instrumen pengukur Kompetensi kepribadian guru diadaptasi dari artikel sebelumnya yang telah diuji validitas dan reliabiltasnya. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menentukan Nilai S dan Q pada skala thrustone, kemudia diuji reliabilitas baru menggunakan persamaan KR 20 dan standar kesalahan pengukuran menggunakan teori tes klasik. Hasil analisis skala thrustone menggunakan nilai S dan Q menunjukkan bahwa terdapat 10 butir pernyataan yang dibuang dan terjadi perubahan urutan butir pada metode interval tampak setara dan interval sukesif. Hasil uji reliabilitas baru untuk metode interval tampak setara didapatkan nilai estimasi koefisien sebesar 0,83 dengan standar kesalahan pengukuran sebesar 1,49, sedangkan reliabilitas untuk interval sukesif sebesar 0,83 dengan standar kesalahan pengukuran sebesar 2,57. Hasil-hasil analisis pada setiap langkah menunjukkan bahwa skor hasil penskalaan pada metode interval tampak setara akan berbeda dengan metode interval berurutan.Kata Kunci: Penskalaan, thrustone, kompetensi kepribadian guru Comparison of the Thurstone Scale method in measuring teacher personality competence Abstract: The purpose of this study was to compare the accuracy of the results of scaling the teacher's personality competency instrument on the Thurstone type using the seemingly equivalent and successive interval methods. The approach in this study uses descriptive quantitative. The research subjects were 62 teachers in Tasikmalaya Regency with different teaching level characteristics. The instrument for measuring teacher personality competence was adapted from the previous article, which had been tested for validity and reliability. The data analysis technique used was to determine the S and Q values on the Thurstone scale, then tested the new reliability using the KR 20 equation and the standard error of measurement using the classical test theory. The results of the Thurstone scale analysis using the values of S and Q indicate that there are ten items of statements that are discarded, and there is a change in the order of the items in the interval method that looks equal and successive intervals. The results of the new reliability test for the interval method seem equivalent. The estimated coefficient value is 0.83 with a standard error of measurement of 1.49, while the reliability for successive intervals is 0.83 with a standard error of measurement of 2.57. The results of the analysis at each step show that the score of the results of the scaling on the interval method looks equal will be different from the sequential interval method.
Politik Hukum Hak Atas Lingkungan Hidup Yang Baik dan Bersih Firman Husaeni; Nanong Sudarna; Opik Hidayat
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 1 No 1 (2024): Sharia: Jurnal kajian Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v1i2.24

Abstract

Artikel ini menganalisis politik hukum berdasarkan Pasal 28 H UUD 1945 dan Piagam Hak Asasi Manusia serta peraturan perundang-undangan yang lainya. Penulisan artikel ini menggunakan metode pendekatan yuridis empiris, spesifikasi penelitian ini adalah deskriptif analitis. Adapun hasil penelitian ini didapatkan bahwa 1) Hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat adalah hak fundamental konstitusional yang tertuang dalam konstitusi. 2) Hak asasi manusia dan lingkungan hidup mempunyai hubungan yang sangat erat, dimana setiap upaya perlindungan terhadap lingkungan hidup dapat dimaknai sebagai pernghargaan terhadap hak asasi manusia (HAM). 3) Hukum lingkungan menjadi pedoman dan rujukan dalam setiap pengelolaan lingkungan, aspek-aspek yang diregulasikan dalam UU PPLH adalah untuk keberlangsungan hidup manusia dimasa yang akan datang dan bagi kesejahteraan masyarakat pada umumnya.
Paradigma Ilmu Pengetahuan Integratif pada PTKI di Indonesia Opik Hidayat
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 1 No 1 (2024): Sharia: Jurnal kajian Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v1i2.28

Abstract

Paradigma sains integratif, tampaknya menjadi isu yang terus berkembang di kalangan institusi pendidikan, terutama pendidikan tinggi. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya perguruan-perguruan tinggi Islam, baik negeri ataupun swasta, seperti STAIN atau IAIN bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Upaya institusi tersebut tidak berhenti sampai di situ, ekspansi terus dilakukan dengan menambah Fakultas dan Program Studi yang lebih variatif, ditambah lagi dengan ciri dan karakternya yang khas. Tulisan ini berupaya mengadirkan ragam bentuk integrasi keilmuan beberapa perguruan tinggi negeri Islam di Indonesia.
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP SISTEM JUAL BELI ONLINE YANG DITERAPKAN DI PLATFORM EVERMOS (Studi di Perum Pesona Pamoyanan Blok H 15 Desa Selawangi Kecamatan Sukaraja) Muhamad solehudin; Neng Wina Sholehah; Opik Hidayat; Deden septiadi
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 1 No 2 (2024): Sharia : Jurnal Kajia Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v1i2.54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem penjualan produk di Platform Evermos dan tinjauan hukum Islam terhadap metode jual beli online yang diterapkan. Dalam sistem reseller Evermos, reseller tidak menyetok barang, melainkan hanya mempromosikan produk milik supplier. Ketika ada pesanan dari konsumen, reseller akan membeli produk tersebut dari supplier melalui platform Evermos, yang kemudian mengirimkan produk ke alamat konsumen atas nama reseller. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif, berdasarkan model analisis data Miles dan Huberman, yang menekankan proses analisis interaktif dan berkelanjutan.Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang praktik jual beli ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem jual beli yang diterapkan di Platform Evermos memenuhi prinsip syariah, karena semua rukun dan syarat transaksi jual beli telah terpenuhi. Penelitian ini juga menjelaskan bahwa metode dropship, yang merupakan bagian dari sistem reseller, diperbolehkan dalam hukum Islam asalkan memenuhi kriteria yang ditetapkan. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pemahaman praktik bisnis online yang sesuai dengan prinsip syariah, serta membuka peluang bagi pengembangan model bisnis serupa di masa depan.
ANALISIS HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PEMBELIAN PRODUK PRO-ISRAEL DI PASAR CICURUG KABUPATEN SUKABUMI Opik Hidayat; silvi susilawati; Dudin Fahrudin
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 2 No 2 (2025): Sharia: Jurnal Kajian Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v2i2.83

Abstract

Konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina telah menimbulkan penderitaan mendalam bagi rakyat Palestina. Dukungan terhadap agresi Israel kerap dilakukan melalui pembelian produk yang terafiliasi dengan rezim Zionis. Sebagai respons, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan Fatwa Nomor 83 Tahun 2023 yang mengharamkan dukungan terhadap produk pro-Israel serta mendorong umat Islam melakukan boikot sebagai bentuk jihad ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pembelian produk pro-Israel di Pasar Semi Modern Cicurug Kabupaten Sukabumi dari perspektif hukum ekonomi syariah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode yuridis-normatif dan empiris melalui studi literatur, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang dan pembeli Muslim belum memahami secara utuh fatwa MUI tersebut, sehingga praktik jual beli produk pro-Israel masih berlangsung. Penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi dan sosialisasi nilai-nilai ekonomi syariah dalam perilaku konsumsi umat serta mendorong pemerintah dan lembaga keagamaan untuk memperkuat kebijakan edukatif dalam pembentukan kesadaran konsumen Muslim sesuai prinsip hukum ekonomi syariah
TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PENGGUNA QRIS BAGI PEDAGANG DAN PEMBELI PADA BISNIS UMKM: (Studi Kasus Defisa Grosir Desa Pondokaso Tonggoh Cidahu) Opik Hidayat; Siti Sarah Restiawati; Moch Dinul Faqih; Deden Septiandi Saputra; Iqbal Ramdhoni
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 2 No 2 (2025): Sharia: Jurnal Kajian Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v2i2.84

Abstract

Perkembangan teknologi finansial mendorong perubahan signifikan dalam sistem pembayaran, khususnya melalui hadirnya QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai metode pembayaran digital yang cepat, aman, dan efisien. Dalam konteks usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penggunaan QRIS menjadi solusi yang praktis bagi pedagang dan pembeli, namun perlu dikaji lebih lanjut kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah, seperti keadilan, kejelasan akad, serta bebas dari unsur riba dan gharar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi QRIS pada transaksi di Defisa Grosir Desa Pondokaso Tonggoh Cidahu serta menilai kesesuaiannya dengan kaidah syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pedagang dan pembeli yang menggunakan QRIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QRIS memberikan manfaat berupa efisiensi transaksi, kemudahan pencatatan, keamanan pembayaran, dan pengurangan risiko kehilangan uang tunai. Namun demikian, ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan jaringan internet dan rendahnya literasi digital syariah. Secara umum, penggunaan QRIS telah memenuhi rukun dan syarat akad jual beli menurut perspektif syariah, sehingga praktik transaksi dinilai sah dan tidak bertentangan dengan prinsip muamalah. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan literasi keuangan syariah bagi pelaku UMKM agar pemanfaatan QRIS semakin optimal, halal, dan memberikan keberkahan.
TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PENJUALAN HASIL PERTANIAN: (Studi Kasus di Greenhouse SMK Daarut Tauhiid Boarding School Bandung) Nanong sudarna; nurul hanida; opik hidayat
Sharia: Jurnal Kajian Islam Vol 3 No 1 (2026): Sharia: Jurnal Kajian Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Andina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59757/sharia.v3i1.98

Abstract

Penerapan prinsip ekonomi syariah dalam aktivitas muamalah merupakan aspek krusial dalam praktik kewirausahaan di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian praktik jual beli hasil pertanian di Greenhouse SMK Daarut Tauhiid Boarding School Bandung dengan prinsip fiqh muamalah serta mengidentifikasi hambatan dalam pelaksanaannya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-normatif berdasarkan teori fiqh muamalah dan fatwa DSN-MUI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli yang dilakukan telah memenuhi unsur sahnya transaksi syariah, meliputi keberadaan subjek, objek, harga yang jelas, serta ijab kabul. Sistem pembayaran berkala yang diterapkan menunjukkan kesesuaian dengan akad istishna’ (jual beli pesanan). Meskipun secara substantif telah memenuhi prinsip syariah, praktik tersebut masih memerlukan penguatan dalam aspek formalitas administratif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan dokumentasi transaksi dan edukasi akad syariah secara berkelanjutan bagi pelaku usaha di lingkungan sekolah untuk meningkatkan ketertiban administratif dan nilai edukatif muamalah..