Ariq Wicaksono
Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Pembentukan Karakter Siswa di SMPIT Miftahul Falah Karawang Ayu Widia Ningsih; Hendri Asri Harahap; Ariq Wicaksono; Fuad Shofwan; Nur Aini Farida
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Komunikasi Vol. 1 No. 4 (2025): November : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Komunikasi
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jkaipbaku.v1i4.167

Abstract

This study aims to examine the implementation of guidance and counseling services at SMPIT Miftahul Falah Karawang, focusing on the counseling approaches applied and the challenges faced by counseling teachers during the process. The research employed a qualitative descriptive method using observation and interviews as data collection techniques. The results reveal that guidance and counseling services are carried out through a humanistic and persuasive approach grounded in Islamic values. The counseling teacher serves as a facilitator who understands students’ emotional conditions and guides them toward behavioral improvement based on awareness and responsibility. This approach creates a supportive environment that encourages openness and mutual trust between the teacher and students. Nevertheless, several challenges remain, including the limited number of counselors, students’ varying levels of openness, and insufficient coordination among teachers in addressing student issues. These findings highlight the importance of institutional support through the enhancement of human resources, continuous professional development, and stronger collaboration between counseling teachers and school administrators. Such efforts are expected to strengthen the role of guidance and counseling services as a medium for character education in accordance with Islamic principles.
Makna dan Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Tari Indang: Kajian Budaya Sumatera Barat Fadilah Nur Zikriyah; Arya Wiradarma Saputra; iis izzatul Hasanah; Azzahra Arrohma; Ariq Wicaksono; Azzahra Kurnia
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i01.845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna dan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam Tari Indang sebagai bagian dari warisan budaya masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat. Tari Indang berakar dari tradisi dakwah Islam yang diperkenalkan oleh Syekh Burhanuddin dan berfungsi sebagai media penyebaran ajaran Islam melalui gerak, syair, dan irama yang harmonis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka yang bersumber dari berbagai literatur, jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang ditelusuri melalui basis data ilmiah seperti Google Scholar dan jurnal nasional terakreditasi SINTA. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tari Indang memiliki makna religius, sosial, dan budaya yang mencerminkan filosofi adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalamnya meliputi kebersamaan, kedisiplinan, tanggung jawab, kerendahan hati, dan religiusitas yang berperan penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Selain itu, Tari Indang juga menjadi sarana pelestarian budaya dan penguatan identitas masyarakat Minangkabau. Dengan demikian, Tari Indang tidak hanya bernilai estetis, tetapi juga berfungsi sebagai media pendidikan dan pewarisan nilai moral serta spiritual yang tetap relevan di era modern.